Sering Kehujanan dan Baju Tak Kunjung Kering? Begini Cara Agar Pakaian Tidak Bau Apek

Caption Foto : Ilustrasi

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Musim hujan kerap membuat pekerjaan rumah tangga bertambah. Salah satunya urusan mencuci dan mengeringkan pakaian. Hujan yang turun sepanjang hari membuat pakaian sulit kering karena minimnya sinar matahari.

Masalahnya bukan hanya jemuran yang menumpuk. Pakaian yang terlalu lama lembap juga berisiko menimbulkan bau apek. Bahkan, setelah disetrika sekalipun, aroma tidak sedap terkadang masih tertinggal.

Kondisi tersebut terjadi karena pakaian yang lembap dalam waktu lama memungkinkan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur berkembang. Apalagi jika pakaian ditumpuk atau dijemur di ruangan dengan sirkulasi udara buruk.

Agar pakaian tetap segar meski matahari jarang muncul, ada beberapa trik yang bisa diterapkan di rumah.

Baca juga: Minimalis dalam Bekerja, Ini Cara agar Tetap Produktif Tanpa Kehilangan Waktu untuk Diri Sendiri

Jangan Biarkan Pakaian Terlalu Lama di Mesin Cuci

Kebiasaan membiarkan pakaian basah terlalu lama di dalam mesin cuci sebaiknya dihindari.

Setelah proses pencucian selesai, segera keluarkan pakaian dan jemur. Kondisi mesin cuci yang tertutup dan lembap dapat membuat bau tidak sedap lebih mudah muncul.

Jika belum sempat menjemur, usahakan pakaian tidak dibiarkan menumpuk dalam keadaan basah.

Maksimalkan Proses Pengeringan

Baca juga: 5 Weton Kelahiran yang Dipercaya Paling Peka terhadap Dunia Gaib, Begini Menurut Primbon Jawa

Salah satu cara mempercepat pakaian kering adalah mengurangi kandungan air setelah dicuci.

Gunakan fitur pengering atau spin pada mesin cuci. Jika mencuci dengan tangan, peras pakaian secukupnya sesuai jenis kain agar air tidak terlalu banyak tersisa.

Semakin sedikit air yang tertinggal, semakin mudah pakaian mengering meskipun tanpa paparan sinar matahari langsung.

Atur Jarak Antarjemuran

Jemuran yang terlalu penuh sering menjadi penyebab pakaian sulit kering. Ketika pakaian saling menempel, udara tidak bisa mengalir dengan leluasa.

Baca juga: Musim Hujan Bikin Flu Mudah Menular, Ini Cara Efektif Melindungi Diri

Sebaiknya beri jarak antarpakaian. Gunakan gantungan baju agar bagian depan dan belakang pakaian mendapatkan aliran udara.

Untuk pakaian tebal seperti jaket, celana jeans, dan handuk, berikan ruang lebih luas karena bahan tersebut cenderung membutuhkan waktu pengeringan lebih lama.

Gunakan Kipas Angin untuk Membantu Mengeringkan

Tidak ada matahari bukan berarti pakaian tidak bisa kering. Kipas angin dapat menjadi alternatif untuk membantu mempercepat pengeringan.

Letakkan kipas di dekat jemuran dan arahkan hembusan udara ke pakaian. Pastikan ruangan juga memiliki ventilasi agar udara lembap tidak terjebak di dalam rumah.

Baca juga: Benarkah Minum Teh Setelah Makan Bisa Bikin Gemuk? Ini Penjelasannya

Jika memiliki dehumidifier, alat tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kelembapan udara sehingga proses pengeringan lebih efektif.

Jangan Sembarangan Menambah Pewangi

Banyak orang menganggap semakin banyak pewangi yang digunakan, semakin harum pakaian yang dihasilkan.

Padahal, penggunaan pewangi berlebihan tidak menyelesaikan masalah jika pakaian masih basah. Aroma pewangi justru bisa bercampur dengan bau apek dan menghasilkan aroma yang kurang nyaman.

Gunakan deterjen dan pelembut pakaian sesuai takaran. Pastikan pakaian dibilas dengan bersih dan dikeringkan secara maksimal.

Baca juga: Sering Mengeluarkan Bau Menyengat, Lembing Ternyata Punya Cara Unik Melindungi Diri

Pastikan Baju Benar - benar Kering Sebelum Disimpan

Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah langsung melipat pakaian meskipun bagian tertentu masih terasa lembap.

Kebiasaan ini dapat membuat bau apek muncul kembali, bahkan berpotensi memicu pertumbuhan jamur pada pakaian dan lemari.

Sebelum disimpan, periksa bagian pakaian yang biasanya lebih lama kering, seperti kerah, lipatan lengan, bagian pinggang, dan saku.

Jika masih terasa lembap, lanjutkan proses pengeringan.

Baca juga: Cara Membuat Video dengan Mudah, Konten Bisa Ditambahkan Otomatis Pakai AI

Bagaimana Jika Baju Sudah Terlanjur Bau Apek?

Pakaian yang sudah berbau apek sebaiknya dicuci kembali, bukan sekadar disemprot parfum atau pewangi.

Gunakan deterjen sesuai petunjuk pemakaian dan pastikan proses pembilasan berjalan sempurna. Setelah itu, keringkan dengan bantuan kipas angin atau mesin pengering.

Hindari mencampurkan bahan pembersih seperti pemutih klorin dengan cuka atau amonia karena dapat menghasilkan gas berbahaya.

Pada akhirnya, rahasia menjaga pakaian tetap segar saat musim hujan bukan terletak pada banyaknya pewangi, melainkan pada proses pencucian yang bersih dan pengeringan yang tepat.

Dengan mengatur jarak jemuran, memperlancar sirkulasi udara, serta memastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan, masalah baju bau apek bisa diminimalkan meski hujan turun setiap hari. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: