5 Weton Kelahiran yang Dipercaya Paling Peka terhadap Dunia Gaib, Begini Menurut Primbon Jawa

Hiburan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Oct 30, 2026
Caption Foto : Ilustrasi

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Kepercayaan masyarakat Jawa terhadap weton kelahiran masih menjadi bagian dari tradisi yang menarik untuk dibahas. Dalam kitab Primbon Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk menghitung hari baik, kecocokan pasangan, atau melihat karakter seseorang, tetapi juga kerap dikaitkan dengan kepekaan batin dan kemampuan spiritual.

Salah satu kepercayaan yang berkembang di masyarakat adalah adanya weton tertentu yang dianggap memiliki kepekaan lebih terhadap hal-hal gaib atau dunia tak kasatmata.

Dalam kepercayaan tersebut, orang yang lahir pada weton tertentu diyakini mempunyai intuisi kuat, firasat tajam, hingga lebih mudah merasakan suasana atau perubahan energi di sekitarnya.

Meski demikian, anggapan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan tradisional dan tidak memiliki pembuktian ilmiah.

1. Jumat Kliwon

Baca juga: Sering Kehujanan dan Baju Tak Kunjung Kering? Begini Cara Agar Pakaian Tidak Bau Apek

Jumat Kliwon menjadi salah satu weton yang paling sering dikaitkan dengan dunia spiritual dalam kepercayaan masyarakat Jawa.

Orang yang lahir pada weton ini dipercaya memiliki intuisi kuat dan kepekaan batin yang tinggi. Tidak sedikit pula yang menghubungkannya dengan kemampuan merasakan keberadaan makhluk tak kasatmata.

Dalam tradisi Jawa, Jumat Kliwon juga dikenal memiliki nilai khusus dalam sejumlah ritual dan kegiatan spiritual.

2. Selasa Kliwon

Selasa Kliwon juga kerap dikaitkan dengan karakter yang memiliki kekuatan batin dan intuisi tajam.

Baca juga: Sering Mengeluarkan Bau Menyengat, Lembing Ternyata Punya Cara Unik Melindungi Diri

Menurut kepercayaan primbon, pemilik weton ini dianggap mempunyai karakter kuat, berani, serta memiliki firasat yang terkadang dipercaya lebih peka dibandingkan orang lain.

Karena kaitannya dengan unsur spiritual dalam tradisi Jawa, Selasa Kliwon sering disebut sebagai salah satu weton yang memiliki kedekatan dengan dunia mistis.

3. Sabtu Kliwon

Weton Sabtu Kliwon juga masuk dalam daftar weton yang dipercaya mempunyai kepekaan spiritual.

Orang yang lahir pada hari tersebut digambarkan memiliki pembawaan tenang, pemikiran mendalam, dan kemampuan membaca situasi.

Baca juga: Cara Membuat Video dengan Mudah, Konten Bisa Ditambahkan Otomatis Pakai AI

Dalam kepercayaan masyarakat, karakter tersebut sering dihubungkan dengan kepekaan terhadap suasana lingkungan maupun firasat tertentu.

4. Minggu Pon

Minggu Pon dipercaya memiliki karakter yang kuat dan intuisi yang cukup tajam.

Sebagian kepercayaan Jawa mengaitkan weton ini dengan kemampuan memahami perasaan orang lain serta kepekaan terhadap perubahan suasana di sekitarnya.

Karena sifatnya yang dianggap sensitif dan memiliki pengamatan kuat, weton Minggu Pon terkadang dikaitkan dengan kemampuan merasakan hal-hal yang tidak mudah disadari orang lain.

Baca juga: Samsung Galaxy S26 Ultra, HP Flagship Tertinggi dengan Kamera 200 MP dan Fitur AI

5. Kamis Kliwon

Kamis Kliwon juga sering disebut dalam pembahasan mengenai weton yang memiliki kepekaan batin.

Dalam kepercayaan primbon, pemilik weton ini digambarkan mempunyai pemikiran mendalam, intuisi, serta kecenderungan menyukai hal-hal yang berkaitan dengan spiritualitas.

Karakter tersebut kemudian dikaitkan dengan kemampuan memahami firasat dan merasakan suasana tertentu.

Kepercayaan Weton Masih Melekat dalam Budaya Jawa

Baca juga: Tarikan Gas Motor Tidak Stabil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kepercayaan mengenai hubungan weton dengan kepekaan terhadap dunia gaib menjadi salah satu bagian dari kekayaan tradisi masyarakat Jawa.

Namun, weton pada dasarnya merupakan sistem penanggalan tradisional yang menggabungkan tujuh hari dalam kalender Masehi dengan lima hari pasaran Jawa, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.

Anggapan mengenai kemampuan melihat atau merasakan makhluk gaib tidak dapat dibuktikan hanya berdasarkan hari kelahiran seseorang.

Karena itu, daftar weton tersebut lebih tepat dipahami sebagai bagian dari cerita, tafsir, dan kepercayaan yang berkembang dalam masyarakat, bukan sebagai kepastian mengenai kemampuan spiritual seseorang. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: