ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — Kebiasaan minum teh setelah makan menjadi pilihan banyak orang, baik saat sarapan, makan siang, maupun makan malam. Namun, tak sedikit yang khawatir kebiasaan tersebut dapat memicu kenaikan berat badan.
Anggapan itu tidak sepenuhnya tepat. Minum teh setelah makan tidak secara langsung menyebabkan tubuh menjadi gemuk. Kenaikan berat badan lebih dipengaruhi oleh jumlah kalori yang masuk ke tubuh dibandingkan energi yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Hal yang perlu diperhatikan justru kandungan gula dan bahan tambahan dalam teh yang dikonsumsi.
Teh tawar tanpa tambahan gula umumnya rendah kalori. Sebaliknya, teh manis yang diberi gula dalam jumlah banyak, susu kental manis, atau krimer dapat meningkatkan asupan kalori harian.
Jika kebiasaan mengonsumsi minuman tinggi gula berlangsung terus-menerus, risiko kenaikan berat badan pun dapat meningkat.
Baca juga: Minimalis dalam Bekerja, Ini Cara agar Tetap Produktif Tanpa Kehilangan Waktu untuk Diri Sendiri
Perhatikan Kebiasaan Minum Teh
Selain kandungan gula, waktu minum teh setelah makan juga kerap menjadi perhatian. Teh mengandung polifenol, termasuk tanin, yang dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme dari makanan, terutama yang berasal dari sayuran dan kacang-kacangan.
Karena itu, orang yang mengalami kekurangan zat besi atau berisiko anemia disarankan memberi jeda sekitar satu hingga dua jam antara waktu makan dan minum teh.
Meski demikian, hal tersebut berkaitan dengan penyerapan zat besi, bukan penyebab langsung kenaikan berat badan.
Teh Tawar Lebih Baik untuk Menjaga Berat Badan
Baca juga: 5 Pilihan Makanan untuk Penderita Asam Lambung, Bantu Perut Lebih Nyaman dan Kenyang Lebih Lama
Bagi masyarakat yang ingin menjaga berat badan, mengganti teh manis dengan teh tawar dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi konsumsi kalori.
Selain itu, menjaga porsi makan, membatasi makanan dan minuman tinggi gula, serta melakukan aktivitas fisik secara teratur juga penting untuk membantu mengendalikan berat badan.
Dengan demikian, minum teh setelah makan tidak perlu dihindari hanya karena takut gemuk. Yang lebih penting adalah memperhatikan kandungan gula, jumlah kalori yang dikonsumsi, dan pola hidup secara keseluruhan. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.