ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto menambah 79 Petugas Jalan Lintasan (PJL) untuk memperkuat pengamanan di 22 titik perlintasan sebidang. Penambahan personel tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
Dengan penambahan tersebut, jumlah petugas PJL di wilayah Daop 5 Purwokerto kini mencapai 291 orang, meningkat dari sebelumnya 212 orang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan tambahan personel dialokasikan berdasarkan kebutuhan pengamanan di sejumlah titik perlintasan.
“Penambahan tenaga PJL ini merupakan salah satu langkah KAI untuk memperkuat pengawasan di perlintasan sebidang, khususnya pada titik-titik yang membutuhkan perhatian lebih,” kata As’ad.
Penempatan Petugas Disesuaikan dengan Kebutuhan
Baca juga: Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Lokasi Somagede Banyumas
As’ad menjelaskan, sebanyak 27 petugas tambahan ditempatkan di sembilan titik Jalur Perlintasan Langsung (JPL) ekstra. Adapun 52 petugas lainnya dialokasikan untuk 13 titik JPL prioritas.
Penambahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan di perlintasan sebidang. Kehadiran petugas juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi kecelakaan di lokasi pertemuan jalur kereta api dengan jalan raya.
Menurut As’ad, petugas PJL memiliki peran penting dalam mendukung keamanan di perlintasan. Oleh karena itu, penempatan tenaga tambahan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pengamanan di wilayah operasional Daop 5 Purwokerto.
KAI Himbau Pengguna Jalan Patuhi Aturan
Selain memperkuat personel, KAI mengingatkan pentingnya kepatuhan pengguna jalan saat melintasi jalur kereta api. Keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada kesiapsiagaan petugas, tetapi juga pada kedisiplinan masyarakat.
Baca juga: Inovasi Halal Center UIN Saizu Tarik Perhatian Menag di Expo Ekonomi Syariah Istiqlal
Pengguna jalan diimbau mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memperhatikan sinyal peringatan, serta tidak menerobos palang pintu perlintasan ketika kereta api akan melintas.
“Kami berharap penambahan tenaga PJL ini dapat mendukung keselamatan perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan keamanan masyarakat saat melintasi jalur kereta api,” ujar As’ad.
KAI Daop 5 Purwokerto berharap penambahan petugas tersebut dapat memperkuat pengawasan di perlintasan sebidang sekaligus mendukung upaya pencegahan kecelakaan di wilayah operasionalnya. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.