Cara Membuat Video dengan Mudah, Konten Bisa Ditambahkan Otomatis Pakai AI

Hiburan
By Hermiana E. Effendi  —  On Oct 28, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Membuat video kini tidak harus membutuhkan keahlian editing profesional. Berkat perkembangan teknologi, siapa pun bisa membuat video menarik hanya bermodalkan ponsel atau laptop. Bahkan, beberapa aplikasi menyediakan fitur otomatis yang dapat membantu menambahkan teks, subtitle, suara narator, hingga efek visual ke dalam video.

Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuat proses pembuatan video menjadi lebih praktis. Pengguna cukup menyiapkan ide, memasukkan teks atau mengunggah bahan video, kemudian memanfaatkan fitur otomatis untuk menghasilkan konten yang siap diedit dan dipublikasikan.

Lantas, bagaimana cara membuat video dengan mudah dan menambahkan konten secara otomatis?

1. Tentukan Tema Video yang Akan Dibuat

Langkah pertama adalah menentukan tema video. Pilih topik yang sesuai dengan tujuan pembuatan konten, misalnya berita, tutorial, edukasi, promosi produk, hiburan, atau konten media sosial.

Baca juga: Sering Kehujanan dan Baju Tak Kunjung Kering? Begini Cara Agar Pakaian Tidak Bau Apek

Jika ingin membuat video berita, misalnya, siapkan naskah singkat yang memuat informasi utama. Untuk video tutorial, susun langkah-langkah yang mudah dipahami penonton.

Tidak perlu membuat naskah terlalu panjang. Untuk pemula, video berdurasi 30 detik hingga satu menit bisa menjadi pilihan awal. Pastikan isi video memiliki pesan yang jelas agar penonton mudah memahami informasi yang disampaikan.

2. Pilih Aplikasi Pembuat Video Otomatis

Setelah menentukan tema, pilih aplikasi yang memiliki fitur editing otomatis. Beberapa aplikasi yang dapat dicoba antara lain:

  • CapCut, untuk mengedit video, menambahkan subtitle otomatis, menggunakan template, dan memanfaatkan fitur berbasis AI yang tersedia.

    Baca juga: 5 Weton Kelahiran yang Dipercaya Paling Peka terhadap Dunia Gaib, Begini Menurut Primbon Jawa

  • Canva, untuk membuat video menggunakan template, teks, elemen visual, dan fitur desain yang praktis.

  • InVideo AI, untuk membantu menyusun video dari perintah teks atau ide yang diberikan pengguna.

  • VEED, untuk mengedit video melalui browser, termasuk membuat subtitle otomatis dan mengolah audio.

Masing-masing aplikasi memiliki fitur dan batasan berbeda. Sebagian fitur AI mungkin hanya tersedia pada paket berbayar atau memiliki batas penggunaan tertentu.

Bagi pemula yang ingin mengedit video langsung dari ponsel, CapCut bisa menjadi pilihan awal karena menyediakan berbagai alat editing dalam satu aplikasi.

Baca juga: Sering Mengeluarkan Bau Menyengat, Lembing Ternyata Punya Cara Unik Melindungi Diri

3. Siapkan Teks atau Naskah Video

Agar pembuatan video lebih mudah, siapkan naskah terlebih dahulu.

Naskah tidak harus panjang. Cukup tuliskan pembukaan, informasi utama, dan penutup. Sebagai contoh, jika ingin membuat video tentang manfaat buah nanas, naskahnya bisa seperti berikut:

Pembukaan: Tahukah Anda bahwa nanas mengandung vitamin C yang baik untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian?

Isi: Nanas juga mengandung air dan serat. Buah ini dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang, meskipun bukan obat untuk penyakit tertentu.

Baca juga: Samsung Galaxy S26 Ultra, HP Flagship Tertinggi dengan Kamera 200 MP dan Fitur AI

Penutup: Konsumsi buah secara bervariasi dan imbangi dengan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Naskah tersebut kemudian dapat digunakan sebagai dasar pembuatan video, teks di layar, atau narasi suara. Jika menggunakan aplikasi berbasis AI, masukkan naskah atau instruksi yang jelas agar hasil video sesuai dengan kebutuhan.

4. Tambahkan Subtitle Otomatis Tanpa Mengetik Satu per Satu

Salah satu fitur yang mempermudah pembuatan video adalah subtitle otomatis atau auto captions.

Fitur ini dapat mengenali ucapan dalam video dan mengubahnya menjadi teks. Dengan demikian, pengguna tidak perlu mengetik seluruh percakapan secara manual.

Baca juga: Tarikan Gas Motor Tidak Stabil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara menggunakannya secara umum sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi editing video.

  2. Masukkan atau unggah video yang ingin diedit.

  3. Cari menu Subtitle Otomatis, Auto Captions, atau fitur sejenis.

  4. Pilih bahasa yang digunakan dalam video, jika tersedia.

    Baca juga: Kunang - Kunang, Serangga Kecil Bercahaya yang Kian Jarang Terlihat

  5. Jalankan proses pembuatan subtitle.

  6. Periksa kembali teks yang dihasilkan.

  7. Perbaiki kata yang salah sebelum menyimpan video.

Fitur ini sangat membantu untuk membuat video berita, wawancara, tutorial, dan konten media sosial.

Namun, subtitle otomatis tidak selalu akurat. Nama orang, nama tempat, istilah teknis, serta kata-kata tertentu bisa salah dikenali. Karena itu, pemeriksaan manual tetap diperlukan.

5. Tambahkan Suara Narator Secara Otomatis

Tidak semua orang nyaman merekam suara sendiri. Kini, sejumlah aplikasi menyediakan fitur text-to-speech yang dapat mengubah tulisan menjadi suara narator.

Pengguna cukup memasukkan naskah, memilih suara yang tersedia, kemudian menghasilkan audio secara otomatis.

Fitur ini bisa digunakan untuk membuat video edukasi, penjelasan produk, tutorial, atau video informasi singkat.

Agar hasilnya terdengar lebih alami, gunakan kalimat yang pendek dan jelas. Hindari naskah dengan terlalu banyak istilah rumit atau kalimat panjang.

Periksa juga pelafalan nama orang, nama daerah, singkatan, dan istilah khusus. Jika suara otomatis terdengar kurang alami, pengguna dapat merekam narasi sendiri.

6. Masukkan Gambar dan Video Pendukung

Video akan lebih menarik jika tidak hanya menampilkan teks atau wajah pembicara.

Tambahkan gambar, rekaman pendukung, ilustrasi, atau potongan video yang sesuai dengan isi naskah.

Sebagai contoh, video tentang cara menjaga kesehatan dapat dilengkapi gambar aktivitas olahraga, makanan bergizi, atau kebiasaan hidup sehat.

Sementara itu, video berita dapat menggunakan rekaman suasana lokasi, dokumentasi kegiatan, dan gambar pendukung yang relevan.

Beberapa aplikasi menyediakan stok gambar dan video yang bisa digunakan langsung. Ada pula fitur AI yang membantu menghasilkan visual berdasarkan deskripsi teks.

Pastikan gambar benar-benar sesuai dengan informasi yang disampaikan. Untuk video jurnalistik, jangan menggunakan visual buatan AI seolah-olah merupakan dokumentasi kejadian nyata.

Perhatikan pula izin penggunaan gambar, musik, dan video agar tidak melanggar hak cipta.

7. Gunakan Template agar Editing Lebih Cepat

Template memungkinkan pengguna membuat video tanpa harus menyusun seluruh elemen dari awal.

Biasanya, template sudah menyediakan susunan gambar, animasi, transisi, teks, dan musik. Pengguna hanya perlu mengganti materi sesuai kebutuhan.

Langkah penggunaannya cukup sederhana:

  1. Pilih template yang sesuai dengan tema.

  2. Masukkan foto atau video sendiri.

  3. Ganti teks dengan informasi yang ingin disampaikan.

  4. Sesuaikan durasi dan urutan gambar.

  5. Periksa musik, transisi, serta tampilan teks.

  6. Ekspor video setelah semua bagian selesai.

Template cocok bagi pemula yang ingin membuat konten secara rutin, termasuk video promosi, informasi layanan, dan konten media sosial.

Meski praktis, jangan menggunakan terlalu banyak efek. Tampilan yang sederhana sering kali justru membuat informasi lebih mudah dipahami.

8. Bisakah Satu Naskah Diubah Menjadi Video Secara Otomatis?

Bisa, dengan bantuan aplikasi pembuat video berbasis AI.

Pada aplikasi yang mendukung fitur text-to-video, pengguna dapat memasukkan perintah berupa deskripsi video atau naskah. Sistem kemudian membantu menyusun sejumlah elemen video, seperti visual, teks, narasi, dan musik, sesuai fitur yang tersedia.

Sebagai contoh, pengguna dapat memasukkan instruksi berikut:

"Buat video edukasi berdurasi 60 detik tentang manfaat olahraga ringan bagi kesehatan. Gunakan bahasa Indonesia yang mudah dipahami, suara narator yang jelas, subtitle otomatis, gambar pendukung yang relevan, musik latar yang lembut, dan penutup berupa ajakan menjalani pola hidup sehat."

Aplikasi akan memproses instruksi tersebut dan menghasilkan video awal yang dapat diperiksa serta disunting kembali.

Perlu dipahami bahwa tidak semua aplikasi mampu menghasilkan seluruh elemen tersebut sekaligus. Kualitas hasil juga bergantung pada aplikasi, instruksi, bahan yang tersedia, dan fitur yang digunakan.

Karena itu, video yang dihasilkan secara otomatis tetap perlu diperiksa sebelum dipublikasikan.

9. Ekspor Video dengan Kualitas yang Sesuai

Setelah editing selesai, simpan video dengan resolusi dan format yang sesuai dengan platform tujuan.

Untuk video vertikal di TikTok, Instagram Reels, atau YouTube Shorts, format 9:16 umumnya menjadi pilihan yang tepat.

Sementara itu, video horizontal dengan rasio 16:9 cocok untuk video YouTube biasa, presentasi, atau tayangan yang ditampilkan di layar lebar.

Resolusi 1080p dapat menjadi pilihan untuk menghasilkan video yang cukup tajam, selama bahan video dan kemampuan aplikasi mendukungnya.

Sebelum mengunggah, pastikan tulisan mudah dibaca, suara terdengar jelas, subtitle tidak salah, dan tidak ada bagian video yang terpotong. 

Membuat video kini semakin mudah berkat aplikasi editing dan teknologi AI. Pengguna dapat memanfaatkan fitur subtitle otomatis, text-to-speech, template, serta text-to-video untuk mempercepat proses pembuatan konten.

Bagi pemula, langkah paling sederhana adalah menyiapkan naskah singkat, memasukkan bahan video ke aplikasi, membuat subtitle otomatis, menambahkan narasi atau visual pendukung, lalu memeriksa hasilnya sebelum dipublikasikan.

Teknologi otomatis memang dapat menghemat waktu, tetapi kreativitas dan ketelitian pengguna tetap menjadi faktor penting. Dengan memilih aplikasi yang sesuai dan memahami cara menggunakan fiturnya, siapa pun dapat mulai membuat video informatif tanpa harus menguasai teknik editing yang rumit. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: