Resmi Jadi Staf Ahli, Ini Deretan Prestasi Agus Nur Hadie Saat Menjabat Sekda Banyumas

Caption Foto : Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kesra Setda Banyumas, Agus Nur Hadie. (Foto : Hermiana E.Effendi).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Agus Nur Hadie resmi mengemban jabatan baru sebagai Staf Ahli Bupati Banyumas Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), setelah melepas jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas. Selama lebih dari dua tahun menjabat sebagai sekda, sejumlah capaian berhasil diraih Kabupaten Banyumas, mulai dari prestasi dalam evaluasi kinerja pemerintahan hingga penghargaan di tingkat provinsi dan nasional.

Salah satu capaian penting pada masa kepemimpinan Agus Nur Hadie sebagai sekda adalah keberhasilan Banyumas menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Tengah yang meraih nilai A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Selain itu, Banyumas juga memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menerapkan manajemen talenta dalam pembinaan dan pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN).

Penerapan manajemen talenta menjadi langkah strategis dalam membangun tata kelola kepegawaian yang lebih terarah. Melalui sistem tersebut, pengembangan kompetensi dan penempatan pegawai diharapkan semakin sesuai dengan potensi, kemampuan, serta kebutuhan organisasi pemerintahan.

Prestasi lainnya diraih Banyumas melalui Collaborative Award Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/38 Tahun 2026 tanggal 13 Februari 2026, Kabupaten Banyumas berhasil meraih peringkat pertama sebagai kabupaten terbaik se-Jawa Tengah dalam penghargaan tersebut. Agus Nur Hadie yang ketika itu menjabat sekda sekaligus Ketua Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah Kabupaten Banyumas  mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas upaya pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi dan memperkuat kerja sama antarpihak untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan daerah.

Baca juga: Borobudur Marathon 2026 Siap Digelar, 12.500 Pelari Bakal Ramaikan Magelang

Tak hanya di tingkat provinsi, Banyumas juga mencatatkan prestasi dalam evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah secara nasional.

Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026 tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2025, Kabupaten Banyumas berhasil menempati peringkat ke-11 nasional dari total 415 kabupaten di Indonesia. Banyumas memperoleh skor 3,5289 dengan status kinerja tinggi.

Pencapaian tersebut menunjukkan hasil evaluasi terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dijalankan Kabupaten Banyumas. Berbagai penghargaan itu sekaligus menjadi catatan penting selama Agus Nur Hadie menjalankan tugas sebagai sekda.

Atas capaian tersebut, Agus menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya, terutama organisasi perangkat daerah (OPD) dan Bupati Banyumas yang memberikan arahan serta bimbingan selama dirinya menjabat.

“Capaian saya selama menjabat sebagai sekda, tentu tidak lepas dari kerja sama berbagai OPD, serta arahan dan bimbingan Pak Bupati. Saya ucapkan terima kasih atas kesempatan yang sudah diberikan. Hal itu merupakan sesuatu yang sangat berharga, karena saya bisa belajar banyak hal,” ungkapnya dalam perbincangan bersama Orbit-News.com, Rabu (21/10/2026).

Baca juga: UIN Saizu Perkuat Tradisi Intelektual Pesantren, Siapkan Mahasiswa Berilmu dan Berkarakter

Jabatan Baru, Semangat Baru Agus Nur Hadie

Setelah resmi menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Banyumas Bidang Pembangunan dan Kesra, Agus Nur Hadie menegaskan kesiapannya untuk menjalankan amanah baru dengan sebaik-baiknya. Ia juga menyatakan akan tetap berkontribusi dalam mengawal program-program Pemkab Banyumas, termasuk program Trilas.

Menurut Agus, pergantian jabatan bukan sekadar perubahan posisi dalam struktur pemerintahan, melainkan juga menjadi kesempatan untuk memperoleh penyegaran dalam menjalankan tugas. Ia menilai regenerasi kepemimpinan di lingkungan birokrasi merupakan hal penting agar semakin banyak pejabat mendapatkan pengalaman dan kesempatan mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

“Saya menjabat sekda sejak 17 Juli 2024, artinya sudah dua tahun lebih dan memang butuh penyegaran, sekaligus juga harus ada regenerasi,” ucapnya.

Agus juga mencontohkan pengalaman pada masa kepemimpinan Bupati Banyumas Mardjoko. Selama lima tahun kepemimpinan tersebut, terdapat tiga sekda yang secara bergantian mendampingi bupati dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca juga: Sekda Agus Nur Hadie Resmi Dimutasi Jadi Staf Ahli, Bupati Banyumas Puji Kinerjanya

Menurutnya, pergantian kepemimpinan seperti itu dapat menjadi bagian dari proses regenerasi birokrasi. Dengan demikian, lebih banyak pejabat memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengalaman sebagai sekda sekaligus memperkaya kapasitas kepemimpinan di lingkungan pemerintah daerah.

Meski kini tidak lagi menjabat sebagai sekda, Agus memastikan masih memiliki sejumlah tanggung jawab yang membutuhkan perhatian dan dukungannya. Bahkan, jabatan baru tersebut memberinya kesempatan untuk lebih fokus pada berbagai aktivitas organisasi, olahraga, dan pendidikan yang selama ini dijalankannya. 

Di luar tugas pemerintahan, Agus Nur Hadie memiliki sejumlah tanggung jawab organisasi yang masih akan terus dijalankan. Salah satunya adalah sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyumas. Saat ini, Gerakan Pramuka Banyumas tengah mempersiapkan agenda pengukuhan 18 ribu Pramuka Garuda. Kegiatan tersebut menjadi salah satu pekerjaan besar yang membutuhkan koordinasi dan dukungan dari berbagai pihak agar dapat berjalan dengan baik.

Selain aktif di Pramuka, Agus juga dipercaya memimpin cabang olahraga (cabor) panahan dan menembak. Kedua cabang olahraga tersebut akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 sehingga membutuhkan perhatian, dukungan, dan persiapan yang matang.

Tidak berhenti di situ, Agus juga mendapat permintaan untuk menjadi dosen tidak tetap di salah satu perguruan tinggi swasta di Purwokerto. Kesempatan tersebut membuka ruang baginya untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada mahasiswa, terutama berdasarkan pengalamannya selama berkecimpung dalam pemerintahan dan organisasi.

Baca juga: Telur Rp19 Ribu per Kilogram, GPM di Purbalingga Diserbu Warga

“Banyak kesibukan yang tetap menanti saya, tetapi bedanya lebih beragam. Ada Pramuka yang sedang persiapan pengukuhan 18 ribu Pramuka Garuda, kemudian ada cabor panahan dan menembak yang juga butuh support saya. Dan, saya juga diminta untuk menjadi dosen tidak tetap di salah satu perguruan tinggi swasta di Purwokerto. Kesibukan yang beragam ini menjadikan semangat baru pastinya,” tuturnya.

Peralihan jabatan dari sekda menjadi staf ahli bupati menandai babak baru dalam perjalanan pengabdian Agus Nur Hadie di Kabupaten Banyumas. Pengalaman mengelola birokrasi, mengawal kerja sama daerah, serta mendukung pencapaian kinerja pemerintahan menjadi bekal untuk menjalankan tugas berikutnya. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: