ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Semangat berolahraga sekaligus berdakwah mewarnai kegiatan Baperrun (Baitussalam Pemuda Remaja RUN) #3 di halaman Baitussalam Al Quran Centre (BAC), Sabtu (31/10/2026). Meski gerimis mengguyur, puluhan pemuda dan remaja tetap antusias mengikuti lari bersama sejauh 5 kilometer.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan kebangsaan dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dan Hari Sumpah Pemuda.
Baperrun #3 terselenggara melalui kolaborasi mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto dengan Remaja Islam Masjid Agung Baitussalam (RIMBAS).
Perwakilan panitia dari UIN Saizu, Ainul Yaqin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi pembelajaran mata kuliah Event Organizer. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa mendapat tugas merancang dan melaksanakan sebuah kegiatan dakwah dengan menggandeng komunitas atau lembaga mitra.
"Semester ini kami ada mata kuliah Event Organizer, kami diharuskan membuat event atau kegiatan dakwah oleh karena itu kami berkolaborasi dengan RIMBAS," ungkapnya di sela kegiatan.
Baca juga: Diduga Hirup Gas Beracun Saat Gali Sumur, Pria di Rawalo Tewas Tercebur
Menurut Ainul, Baperrun dirancang sebagai kegiatan yang dapat diikuti masyarakat luas. Melalui pendekatan olahraga, panitia ingin menghadirkan aktivitas dakwah yang lebih dekat dengan kehidupan dan minat generasi muda.
Peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda
Ketua RIMBAS, Bhayu Subrata, mengatakan Baperrun #3 memiliki keterkaitan dengan dua momentum penting, yakni Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda. Keduanya menjadi pengingat tentang pentingnya semangat perjuangan, persatuan, dan kontribusi anak muda bagi bangsa.
Sebelum peserta memulai perjalanan, Ketua Takmir Masjid Agung Baitussalam Purwokerto, Sudarman, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara mahasiswa UIN Saizu dan RIMBAS. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh sinergi positif dalam menghadirkan aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sudarman juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga ketertiban dan keselamatan selama mengikuti kegiatan, mengingat rute lari melewati sejumlah jalan umum di Purwokerto.
Baca juga: Antisipasi Banjir dan Longsor, Unsoed Pasang Alat Peringatan Dini di Desa Serang Purbalingga
Rute Baperrun #3 dimulai dari halaman BAC dengan melintasi Jalan Gatot Subroto, Jalan Gereja, dan Jalan dr. Angka. Peserta kemudian menuju simpang tiga RS Geriatri sebelum melanjutkan perjalanan ke arah kampus UIN Saizu. Selanjutnya, peserta singgah di water station Taman Literasi Purwokerto untuk beristirahat. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan melalui Jalan BKR hingga kembali ke garis finis di Baitussalam Al Quran Centre.
Tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik, kegiatan ini juga dilengkapi sesi sharing time yang berlangsung di teras Masjid Agung Baitussalam. Sesi tersebut menjadi ruang refleksi untuk menggali makna Hari Santri dan Sumpah Pemuda bagi kehidupan generasi muda saat ini.
Ketua Program Studi Manajemen Dakwah UIN Saizu, Ulul Aedi, M.Ag., mengingatkan bahwa peringatan Hari Santri tidak seharusnya berhenti pada seremoni maupun simbol-simbol perayaan.
Ia mengajak generasi muda untuk memahami kembali sejarah perjuangan santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satu tonggak penting yang perlu terus dikenang adalah lahirnya fatwa jihad pada 22 Oktober 1945.
Menurutnya, nilai perjuangan tersebut harus diterjemahkan dalam tindakan nyata oleh generasi sekarang. Semangat pengabdian, keberanian, dan kepedulian terhadap masyarakat perlu terus dirawat agar anak muda mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa.
Baca juga: Bupati Sadewo Targetkan Registrasi Perlinsos Digital Banyumas Capai 50 Persen pada Akhir 2026
Sementara itu, Ketua Yayasan MAB, Achmad Mulyono, mengajak peserta meneladani semangat para pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda. Peristiwa bersejarah 98 tahun silam tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan arah perjalanan bangsa.
Ia mengingatkan bahwa para pendiri bangsa juga berasal dari kalangan anak muda yang berani mengambil tanggung jawab dan memperjuangkan cita-cita bersama.
Karena itu, generasi muda saat ini diharapkan tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga mampu mengambil peran sesuai tantangan zamannya. Semangat persatuan dan keberanian untuk berkontribusi perlu diwujudkan melalui karya serta kegiatan yang membawa manfaat.
Melalui Baperrun #3, UIN Saizu dan RIMBAS berupaya menghadirkan ruang pertemuan antara olahraga, dakwah, dan penguatan karakter pemuda. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pesan keagamaan dan kebangsaan dapat disampaikan melalui aktivitas kreatif yang melibatkan generasi muda secara langsung. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.