ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS – Seorang pekerja gali sumur bernama Muksimin (40) meninggal dunia setelah diduga menghirup gas beracun saat bekerja di sebuah sumur di Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Minggu (1/11/2026).
Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Amin Riyanto mengatakan, korban ditemukan berada di dasar sumur dengan kedalaman sekitar tujuh meter. Tim SAR Gabungan yang melakukan upaya penyelamatan berhasil mengevakuasi Muksimin sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 13.00 WIB ketika Muksimin bersama Samsi Riyanto sedang melakukan pekerjaan penggalian sumur. Saat itu, Muksimin lebih dahulu berada di dasar sumur. Tidak lama kemudian, Samsi Riyanto mencoba turun menyusul. Namun, setelah mencapai kedalaman sekitar dua meter, Samsi tiba-tiba merasa lemas. Ia kemudian memutuskan untuk kembali naik ke permukaan," jelasnya.
Setelah berhasil keluar, Samsi melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Pihak desa selanjutnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Banyumas untuk meminta bantuan.
Informasi kejadian diteruskan kepada Unit Siaga SAR Banyumas pada pukul 13.20 WIB. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan personel untuk melakukan operasi pertolongan terhadap Muksimin yang masih berada di dasar sumur.
Baca juga: Antisipasi Banjir dan Longsor, Unsoed Pasang Alat Peringatan Dini di Desa Serang Purbalingga
"Begitu mendapat laporan, kita segera mengirimkan satu tim rescuer pada pukul 13.25 WIB. Tim kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi bersama unsur SAR gabungan," kata Amin.
Sekitar pukul 14.08 WIB, tim Basarnas dan SAR gabungan tiba di lokasi kejadian. Petugas langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait sebelum melaksanakan upaya penyelamatan.
Setelah melakukan proses evakuasi, tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengangkat Muksimin dari dalam sumur pada pukul 14.30 WIB. Namun, korban dipastikan telah meninggal dunia.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Rawalo untuk penanganan lebih lanjut. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.