Porprov Jateng 2026 Libatkan 5 Daerah

Taj Yasin Bidik Perputaran Ekonomi dari Ribuan Atlet
Daerah Ekonomi Olahraga
By Hervina  —  On Oct 21, 2026
Caption Foto : Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memaparkan tentang pelaksaan Porprov Jateng 2026, Rabu (21/10/2021). (Foto : Dok. Diskomdigi Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi atlet, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menilai kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan perangkat pertandingan dapat meningkatkan aktivitas usaha di lima kabupaten/kota penyelenggara.

Porprov Jateng 2026 berlangsung pada 20–30 Oktober 2026 dengan melibatkan 7.993 atlet dan 1.910 ofisial. Sebanyak 58 cabang olahraga dengan 810 nomor pertandingan dipertandingkan di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, dan Kota Salatiga. Ajang olahraga tingkat provinsi ini juga didukung 3.571 perangkat pertandingan.

Besarnya jumlah peserta dan pendukung kegiatan tersebut membuka peluang ekonomi bagi berbagai sektor, mulai dari perhotelan, rumah makan, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Taj Yasin yang juga Ketua Umum PB Porprov Jateng, mengatakan penyelenggaraan pertandingan yang tersebar di lima daerah diharapkan dapat mendistribusikan manfaat ekonomi secara lebih merata. Dengan demikian, perputaran uang tidak hanya terkonsentrasi di Kota Semarang sebagai lokasi pembukaan, tetapi juga menjangkau daerah lain yang menjadi tuan rumah pertandingan.

“Harapannya dengan penempatan atlet-atlet yang tersebar di lima kabupaten kota ini, bisa menunjang ekonominya,” katanya, Rabu (21/10/2026).

Baca juga: Borobudur Marathon 2026 Siap Digelar, 12.500 Pelari Bakal Ramaikan Magelang

106 Hotel di Lima Daerah Terlibat dalam Porprov Jateng

Salah satu sektor yang berpotensi merasakan dampak langsung penyelenggaraan Porprov adalah perhotelan. Panitia mencatat sebanyak 106 hotel dan penginapan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan akomodasi peserta di lima daerah penyelenggara.

Kota Semarang menjadi daerah dengan jumlah hotel terbanyak, yakni 42 hotel. Berikutnya Kabupaten Kendal sebanyak 25 hotel, Kota Salatiga 18 hotel, Kabupaten Semarang 13 hotel, serta Kabupaten Demak delapan hotel.

Pemanfaatan hotel dan penginapan tersebut menjadi salah satu gambaran aktivitas ekonomi yang muncul selama kompetisi berlangsung. Selain kebutuhan tempat menginap, ribuan peserta juga berpotensi meningkatkan permintaan terhadap makanan, minuman, jasa transportasi, serta kebutuhan harian lainnya.

Taj Yasin berharap pelaku usaha setempat dapat mengambil peluang dari meningkatnya mobilitas masyarakat selama Porprov. Keterlibatan pelaku ekonomi lokal dinilai penting agar manfaat penyelenggaraan olahraga tidak berhenti pada kegiatan pertandingan semata. 

Baca juga: Telur Rp19 Ribu per Kilogram, GPM di Purbalingga Diserbu Warga

Selain sektor perhotelan, Pemprov Jateng berupaya membuka kesempatan bagi UMKM untuk mendapatkan tambahan pasar selama rangkaian Porprov XVII. Taj Yasin menyampaikan bahwa pelaku UMKM telah diajak terlibat dalam sejumlah kegiatan, termasuk acara pembukaan dan penutupan. Mereka juga diharapkan dapat memanfaatkan keramaian di sekitar lokasi pertandingan untuk memperluas jangkauan konsumen.

“Kami juga mengajak para pelaku UMKM untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang sudah kita umumkan,” ujarnya.

Peluang tersebut semakin terbuka menjelang seremoni pembukaan Porprov di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, pada Minggu (25/10/2026). Panitia melaporkan sebanyak 3.500 slot tiket gratis untuk masyarakat habis pada hari pertama pembukaan pendaftaran. Tingginya minat warga tersebut menjadi indikasi besarnya antusiasme masyarakat terhadap pesta olahraga tingkat Jawa Tengah ini.

Acara pembukaan dijadwalkan menghadirkan sejumlah penampil, antara lain Ndar Boy, Pertelon Koplo, dan Mikhayla. Kehadiran para pengisi acara diharapkan menarik kunjungan masyarakat sekaligus meningkatkan peluang transaksi bagi pedagang dan pelaku usaha di sekitar stadion.

“Dengan adanya kerumunan yang banyak itu, tentu akan menambah perputaran ekonomi yang ada di Jawa Tengah,” kata Taj Yasin. (*)

Baca juga: Resmi Jadi Staf Ahli, Ini Deretan Prestasi Agus Nur Hadie Saat Menjabat Sekda Banyumas

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: