ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN – Polres Kebumen menggelar donor darah, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini sekaligus untuk menjawab kebutuhan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen yang membutuhkan tambahan stok darah golongan A, O, dan B. Kebutuhan darah tersebut diperkirakan mencapai 125 kantong setiap hari atau sekitar 45.200 kantong per tahun.
Kapolres Kebumen, AKBP Rachmad C Yusuf mengatakan, kegiatan donor darah diharapkan dapat membantu menambah persediaan darah untuk rumah sakit dan pasien yang membutuhkan transfusi.
“Kegiatan donor darah dalam rangka Hari Jadi Humas Polri ke-75 merupakan bagian dari kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Kami berharap kegiatan tersebut dapat mendorong semakin banyak warga untuk berpartisipasi dalam donor darah sukarela,” ujarnya.
Dokter Fungsional PMI Kabupaten Kebumen, Cahyo Widianto, mengapresiasi partisipasi jajaran Polri dalam kegiatan donor darah. Menurutnya, dukungan tersebut membantu PMI menjaga ketersediaan darah untuk memenuhi kebutuhan pasien.
Ia menjelaskan, golongan darah yang sama belum tentu menjamin kecocokan antara darah pendonor dan penerima. Karena itu, petugas harus melakukan crossmatch atau uji silang sebelum darah diberikan kepada pasien. Semakin banyak stok darah yang tersedia, semakin besar pula pilihan bagi petugas laboratorium untuk menemukan darah yang cocok dengan kebutuhan pasien.
Baca juga: Pemprov Jateng Rampungkan Bronjong Sungai Pedes Brebes
“Apapun kegiatan Polri untuk donor darah, sangat membantu PMI. Kami lebih senang donor darah sukarela,” kata Cahyo.
Ia menambahkan, proses penanganan darah mulai dari pengambilan, pengolahan, hingga distribusi membutuhkan waktu sekitar empat sampai lima jam. Oleh karena itu, persediaan darah yang memadai sangat penting untuk mendukung kelancaran pelayanan.
Kebutuhan Tinggi, Warga Dihimbau Rutin Berdonor
Dengan kebutuhan sekitar 125 kantong darah per hari, PMI Kebumen menilai partisipasi masyarakat menjadi kunci untuk menjaga ketersediaan stok. Kesadaran untuk mendonorkan darah secara sukarela pun masih perlu terus ditingkatkan. Cahyo mengingatkan, darah tidak dapat diproduksi di pabrik sehingga ketersediaannya sangat bergantung pada kesediaan manusia untuk mendonor.
“Bayangkan jika keluarga terdekat kita membutuhkan darah. Apa yang kita harapkan? Tentunya kita berharap darah tersedia di PMI. Apakah darah ada pabriknya? Pabriknya adalah manusia. Jawabannya ada di masyarakat sendiri,” tuturnya.
Baca juga: 9 UMKM Banyumas Raya Tampil di ISEF 2026
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai kegiatan donor dan pembaruan stok darah, PMI Kebumen juga mengajak warga mengikuti saluran WhatsApp P2D2S UPD PMI Kebumen. Melalui saluran tersebut, masyarakat dapat memantau informasi seputar donor darah dan ketersediaan stok. PMI berharap semakin banyak warga tergerak menjadi pendonor sukarela agar kebutuhan darah bagi pasien dapat terpenuhi.
Cahyo juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Humas Polri yang turut mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.