ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026 yang diselenggarakan Kodam IV/Diponegoro di Alun-alun Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama 60 hari tersebut menyasar Kabupaten Banyumas dan Kebumen. Sejumlah program pembangunan disiapkan, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, penyediaan sumur bor, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Ahmad Luthfi mengatakan, Bakti TNI AD untuk Rakyat merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat sekaligus implementasi semangat gotong royong dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, keterlibatan pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mendorong pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.
"Saya sangat mengapresiasi karena ini bentuk collaborative government dari pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam bahu-membahu menyejahterakan masyarakat," kata Luthfi.
Baca juga: Bersih dan Higienis, Begini Cara SPPG Kanding Banyumas Menjaga Kualitas Makanan MBG
Sasar Pembangunan Jalan hingga Rehabilitasi Rumah
Dalam pelaksanaannya, Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026 mencakup sejumlah kegiatan fisik di wilayah Banyumas dan Kebumen.
Program tersebut meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang total 2.255 meter, pembangunan jembatan di 22 titik, serta pembuatan sumur bor di 80 titik. Selain itu, sebanyak 150 rumah tidak layak huni juga menjadi sasaran rehabilitasi.
Baca juga: Pemkab Kebumen Pangkas Anggaran Hibah dan Bansos Rp26,96 Miliar
Kegiatan ini turut mencakup pembangunan fasilitas sanitasi, revitalisasi sekolah dan tempat ibadah, pelayanan kesehatan, serta penyaluran bantuan sosial.
Berbagai program tersebut diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas publik di wilayah sasaran.
Pelaksanaan kegiatan selama 60 hari diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses terhadap sarana transportasi, air bersih, dan hunian yang layak.
Pentingnya Pemeliharaan Hasil Pembangunan
Selain menekankan pentingnya sinergi dalam pelaksanaan program, Ahmad Luthfi juga mengingatkan perlunya pemeliharaan terhadap infrastruktur yang dibangun.
Baca juga: Peringati HUT Humas Polri ke - 75, Polres Kebumen Bantu Warga Terdampak Kekeringan
Ia mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk berperan aktif menjaga fasilitas tersebut agar tetap berfungsi dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
"Kami mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk bersama-sama menjaga dan merawat agar apa yang nanti dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang," ujarnya.
Menurut Luthfi, keberlanjutan manfaat pembangunan memerlukan keterlibatan masyarakat, terutama setelah program selesai dilaksanakan. Karena itu, partisipasi warga dalam menjaga fasilitas umum menjadi bagian penting dari upaya memastikan hasil pembangunan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan pembangunan serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga di Kabupaten Banyumas dan Kebumen. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.