ORBIT-NEWS.COM, LOMBOK – Gili Trawangan bukan sekadar destinasi wisata dengan pantai indah dan laut jernih. Pulau yang berada di kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), ini juga menarik perhatian karena konsisten menerapkan konsep wisata yang menjaga kelestarian alam.
Di tengah tingginya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara, Gili Trawangan tetap mempertahankan karakter pulau yang bebas dari kendaraan bermotor. Aktivitas wisata hingga keseharian masyarakat lokal berlangsung tanpa menggunakan kendaraan bermotor berbahan bakar minyak.
Kondisi tersebut membuat suasana Gili Trawangan terasa berbeda dibandingkan destinasi wisata lainnya. Wisatawan dapat menikmati suasana pulau dengan berjalan kaki, bersepeda, maupun menggunakan kendaraan listrik yang disediakan untuk kebutuhan mobilitas.
Bagi wisatawan yang ingin berkeliling pulau dengan suasana lebih santai, tersedia pula gerobak yang ditarik menggunakan kuda. Pilihan transportasi tersebut menjadi bagian dari daya tarik tersendiri sekaligus mendukung upaya menjaga lingkungan Gili Trawangan.
Pengelolaan Sampah Jadi Bagian dari Kehidupan Masyarakat
Baca juga: Kebun Teh Panama Wonosobo, Wisata Sejuk dengan Hamparan Hijau dan Spot Foto Estetik
Upaya menjaga kelestarian alam di Gili Trawangan tidak hanya terlihat dari larangan penggunaan kendaraan bermotor. Masyarakat setempat juga berupaya mengelola sampah secara mandiri, termasuk dengan memilah dan mendaur ulang sampah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari maupun kegiatan wisata.
Menurut salah satu pemandu wisata, Aldo, kepedulian terhadap lingkungan juga diterapkan oleh sejumlah kafe dan tempat usaha yang berada di sepanjang kawasan pantai.
Kafe-kafe tersebut tidak menyediakan minuman dalam kemasan sekali pakai. Sebagai gantinya, wisatawan dianjurkan melakukan isi ulang atau refill untuk mengurangi penggunaan botol plastik.
“Penduduk di sini sangat menjaga alam. Kendaraan bermotor tidak diperbolehkan masuk dan sampah juga dikelola secara mandiri dengan baik,” tutur Aldo.
Kebiasaan tersebut menjadi salah satu cara masyarakat Gili Trawangan menjaga kawasan wisata agar tetap nyaman dikunjungi sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
Baca juga: Goa Jatijajar Kebumen Bakal Berbenah Total, Pemkab Targetkan Wisatawan Kembali Ramai pada 2027
Pantai Gili Trawangan Bersih, Laut Jernih hingga Bawah Permukaan
Upaya menjaga lingkungan tersebut terlihat dari kondisi pantai dan perairan di sekitar Gili Trawangan. Garis pantainya tampak bersih, sementara air laut yang jernih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang datang untuk snorkeling maupun menikmati keindahan bawah laut.
Wisatawan bahkan dapat melihat berbagai biota laut ketika berada di dalam air. Kejernihan tersebut membuat pengalaman snorkeling di Gili Trawangan semakin menarik.
“Lautnya sangat bersih dan jernih. Begitu masuk ke laut, semua terlihat dengan jelas, berbagai macam kura-kura serta biota laut lainnya. Sangat indah dan mengesankan,” ujar salah satu wisatawan, Evi.
Keberadaan berbagai biota laut, termasuk kura-kura, menjadi salah satu daya tarik wisata bahari yang membuat Gili Trawangan dikenal wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Baca juga: De Damara Baturraden, Wisata Alam Sejuk dengan Hutan Pinus, Air Terjun dan Wahana Keluarga
Komitmen menjaga kelestarian alam juga terlihat dari sejumlah hotel dan usaha wisata yang berada di dekat kawasan pantai. Kebersihan lingkungan menjadi perhatian sehingga wisatawan relatif mudah menemukan kawasan pantai yang bebas dari sampah berserakan.
Sejumlah tempat usaha juga turut mengurangi penggunaan minuman dalam kemasan sekali pakai. Wisatawan yang membutuhkan air minum dapat memanfaatkan fasilitas isi ulang yang tersedia.
Sementara itu, minuman dalam kemasan masih dapat ditemukan di sejumlah minimarket di Gili Trawangan. Namun, harganya bisa lebih tinggi dibandingkan harga di daratan. Kondisi tersebut sekaligus mendorong wisatawan untuk menggunakan kembali botol minuman atau membawa tumbler selama berada di pulau.
Dengan berbagai upaya tersebut, Gili Trawangan menunjukkan bahwa geliat pariwisata dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan.
Keindahan pantai, kejernihan laut, keberadaan biota bawah laut, serta kebiasaan masyarakat menjaga kebersihan menjadi modal penting bagi Gili Trawangan untuk mempertahankan daya tariknya sebagai salah satu destinasi wisata populer di Lombok. (*)
Baca juga: Nikmati Sunset di Gili Trawangan, Langit Jingga yang Bikin Betah
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.