Viral Video Dugaan Penculikan Anak di Cilongok, Polresta Banyumas Ungkap Fakta Sebenarnya

Caption Foto : Polisi mendatangi sejumlah warga di Cilongok untuk mengklarifikasi video dugaan penculikan. (Foto : Dok. Polresta Banyumas).

ORBIT-NEWS,COM, PURWOKERTO - Video CCTV yang memperlihatkan seorang perempuan pengendara sepeda motor mendekati anak perempuan di wilayah Grumbul Karanggondang, Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, sempat viral di media sosial. Video tersebut memunculkan dugaan percobaan penculikan anak hingga membuat warga resah.

Namun, setelah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah pihak, Polsek Cilongok memastikan bahwa dugaan percobaan penculikan tersebut tidak benar. Peristiwa itu ternyata bermula dari kesalahpahaman saat seorang perempuan menawarkan bantuan kepada anak yang berjalan kaki sepulang sekolah.

Polisi bergerak cepat menelusuri kebenaran video tersebut. Penyelidikan dilakukan petugas piket Polsek Cilongok, Aiptu Djudju dan Aipda Edi S. Ia mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan orang tua anak yang berada dalam rekaman CCTV.

Dari hasil penelusuran, kejadian sebenarnya berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, seorang siswi kelas V sekolah dasar berinisial ASR (11) sedang berjalan kaki menuju rumah setelah pulang sekolah.

Dalam perjalanan, seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor menghampirinya dan menawarkan bantuan untuk mengantarkannya pulang. Karena tidak mengenal perempuan tersebut, ASR memilih menolak tawaran itu. Setelah tiba di depan rumah seorang warga, anak tersebut justru meminta pertolongan sambil menangis.

Baca juga: Hujan Deras Picu Longsor di Tiga Lokasi Somagede Banyumas

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian menghubungi orang tua ASR agar segera menjemput anak tersebut.

Polisi Berhasil Mengidentifikasi Perempuan dalam Rekaman CCTV

Untuk memastikan identitas pengendara sepeda motor, polisi menelusuri keterangan saksi dan mencocokkan ciri-ciri kendaraan yang terlihat dalam rekaman CCTV. Hasilnya, petugas berhasil mengidentifikasi perempuan tersebut berinisial NL alias L, warga Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok.

Saat dimintai klarifikasi, NL membenarkan bahwa dirinya merupakan orang yang terekam kamera pengawas. Ia menjelaskan, saat melintas di Dusun Karanggondang, dirinya melihat seorang anak perempuan berjalan sendirian sepulang sekolah. Merasa kasihan melihat anak tersebut berjalan sendiri, NL kemudian berinisiatif menawarkan tumpangan untuk mengantarkannya pulang.

Setelah anak itu menolak, NL mengaku langsung melanjutkan perjalanan menuju kawasan Tlaga Kumpe.

Baca juga: Inovasi Halal Center UIN Saizu Tarik Perhatian Menag di Expo Ekonomi Syariah Istiqlal

NL juga menegaskan tidak memiliki niat membawa pergi, apalagi menculik anak tersebut. Ia mengaku tidak menyangka tawaran bantuan yang diberikan justru berkembang menjadi dugaan penculikan setelah rekaman CCTV beredar luas di media sosial.

Perempuan tersebut juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada petugas dan masyarakat atas kegaduhan yang muncul akibat peristiwa tersebut.

Setelah mengumpulkan keterangan saksi, orang tua anak, serta perempuan yang terekam CCTV, polisi menyimpulkan bahwa tidak ditemukan fakta yang mendukung dugaan percobaan penculikan. Pihak keluarga ASR juga telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada NL atas informasi yang telanjur beredar dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Dhovan Oktavianton melalui Kapolsek Cilongok AKP Susanto mengapresiasi respons cepat anggotanya dalam menindaklanjuti informasi viral yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Menurutnya, setiap informasi yang beredar di media sosial, terutama berkaitan dengan keselamatan anak dan dugaan tindak pidana, harus ditangani secara cepat dan cermat. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Baca juga: 52 Bencana Terjadi di Purbalingga hingga Oktober 2026, Kerugian Capai Rp1,3 Miliar

"Apabila menemukan kejadian yang mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melapor kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta bijak dalam menggunakan media sosial," ujarnya.

Polsek Cilongok menegaskan akan terus merespons berbagai informasi dan laporan masyarakat guna menjaga keamanan serta menciptakan situasi kondusif di wilayah Kabupaten Banyumas.

Polisi mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan anak, tetapi tidak mudah terpancing narasi viral yang belum terverifikasi. Dengan demikian, informasi yang berkembang tidak justru memicu kepanikan atau merugikan pihak lain. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: