615 Kebakaran Terjadi di Jawa Tengah hingga Agustus 2026

BPBD Ungkap Penyebab Utamanya
Daerah
By Hervina  —  On Sep 04, 2026
Caption Foto : Sekda Jateng, Sumarno menyalami petugas BPBD usai Apel Pelatihan Peningkatan Kapasitas Personel Relawan Kebencanaan, Jumat (4/9/2026). (Foto : Dok. Diskomdigi Jateng).

ORBIT-NEWS.COM, SEMARANG — Ancaman kebakaran masih menjadi salah satu bencana yang perlu diwaspadai di Jawa Tengah. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat sebanyak 615 kejadian kebakaran terjadi sepanjang 1 Januari hingga 30 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 282 kejadian merupakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sementara 333 lainnya terjadi pada bangunan dan kawasan permukiman.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemprov Jateng, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran. Masyarakat pun diminta lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang dapat memicu api.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah dan petugas pemadam, tetapi juga membutuhkan relawan yang memiliki kemampuan memadai di lapangan. Menurutnya, peningkatan kapasitas relawan menjadi bagian penting untuk memastikan respons terhadap bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

"Kami mengapresiasi dan sangat support kegiatan peningkatan kapasitas teman-teman relawan. Ini menjadi bagian tanggung jawab pemerintah daerah agar kalau ada kebencanaan, penanganannya bisa lebih cepat," ujar Sumarno dalam Apel Pelatihan Peningkatan Kapasitas Personel Relawan Kebencanaan di Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Penggaron, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (4/9/2026).

Sumarno menilai kemampuan mengambil keputusan dan bertindak cepat sangat dibutuhkan ketika bencana terjadi. Semakin siap personel di lapangan, semakin besar peluang untuk menekan kerugian, baik berupa kerusakan materi maupun korban jiwa.

Baca juga: Bersih dan Higienis, Begini Cara SPPG Kanding Banyumas Menjaga Kualitas Makanan MBG

Kebakaran Lahan Jadi Perhatian

Ancaman kebakaran selama musim kemarau menjadi salah satu perhatian utama Pemprov Jateng. Selain hutan dan lahan pertanian maupun perkebunan, area tempat pembuangan sampah juga dinilai memiliki potensi terbakar apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang membuat api lebih mudah menjalar.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, pemetaan kejadian kebakaran menunjukkan sebagian kasus kebakaran lahan pertanian dan perkebunan dipicu oleh kelalaian manusia atau human error. Menurutnya, kondisi tersebut membuat pencegahan dan respons cepat menjadi dua hal yang harus berjalan beriringan.

"BPBD tetap harus siap. Begitu terdeteksi titik panas (hotspot) yang berefek pada potensi kebakaran, kita langsung bergerak memadamkan bekerja sama dengan Damkar setempat," kata Bergas. 

Untuk memperkuat kesiapsiagaan tersebut, BPBD Jateng menggelar pelatihan peningkatan kapasitas personel relawan kebencanaan. Sekitar 150 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jateng mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan tidak hanya berisi pembekalan teori, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam menghadapi kondisi darurat. Instruktur dari Basarnas turut dilibatkan dengan materi yang berfokus pada kemampuan pencarian dan pertolongan, termasuk Urban Search and Rescue (Urban SAR).

Baca juga: Cegah Abrasi, AHY dan Ahmad Luthfi Perkuat Benteng Pesisir Demak dengan Mangrove dan HexBricks

Penguatan kemampuan relawan diharapkan membuat penanganan bencana di tingkat daerah semakin responsif. Dengan personel yang terlatih, proses evakuasi, pencarian korban, hingga koordinasi dengan unsur terkait dapat dilakukan lebih efektif ketika terjadi keadaan darurat.

Pemprov Jawa Tengah juga terus mendorong kesiapan petugas, relawan, dan masyarakat agar setiap potensi bencana dapat ditangani sedini mungkin sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

■ ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: