ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Sebanyak 73 mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto bersiap membawa nama almamater ke panggung nasional. Mereka akan berlaga dalam Pekan Olahraga Seni dan Ilmiah (Porsi) Jawara II di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan, 9–13 September 2026.
Sebelum bertolak, para kontingen mendapat pembekalan khusus dari pimpinan kampus di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto, Senin (7/9/2026).
Tak hanya soal kesiapan bertanding, mahasiswa dibekali mental, disiplin, etika, sportivitas, hingga strategi menjaga kondisi fisik selama kompetisi.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Saizu Purwokerto, Prof. Sunhaji, mengatakan 73 mahasiswa tersebut merupakan bagian dari mahasiswa terpilih yang telah melewati proses seleksi.
“Saudara-saudara sekalian adalah mahasiswa terpilih dari total 15 ribuan mahasiswa UIN Saizu,” ujarnya.
Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut
Menurutnya, kesempatan tampil di ajang nasional harus dimanfaatkan bukan semata untuk mengejar kemenangan, tetapi juga sebagai ruang mengembangkan potensi dan pengalaman.
Bukan Sekadar Mengejar Medali
Prof. Sunhaji menekankan empat bekal utama yang harus dibawa kontingen selama berlaga, yakni mental, disiplin, etika dan sportivitas, serta strategi dan kesiapan fisik.
Mental menjadi perhatian pertama. Para mahasiswa diminta tidak mudah terpengaruh tekanan maupun kondisi pertandingan. Latihan teknis harus diimbangi dengan kesiapan psikologis agar kemampuan terbaik dapat keluar ketika bertanding.
Peserta juga dianjurkan melakukan latihan pernapasan sebelum pertandingan untuk membantu menjaga konsentrasi dan mengendalikan rasa cemas.
Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam
Di luar arena, kedisiplinan juga menjadi bagian penting. Para atlet diminta mampu mengatur waktu, menentukan prioritas, serta tetap memperhatikan kewajiban akademik. Kampus pun menyiapkan surat dispensasi bagi mahasiswa yang harus meninggalkan kegiatan perkuliahan selama mengikuti kompetisi.
Tak kalah penting, seluruh kontingen diminta menjaga sikap. Menghormati keputusan juri, menjaga kebersihan dan ketertiban, serta tidak melakukan tindakan provokatif menjadi pesan yang ditekankan pimpinan.
Bijak bermedia sosial juga menjadi perhatian agar aktivitas peserta selama kompetisi tidak justru berdampak pada nama baik almamater.
73 Kontingen Siap Bertolak
Baca juga: Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Kebumen Meluas hingga 2 Hektare
Ketua Kontingen UIN Saizu Purwokerto, Dr. Alief Budiyono, memastikan persiapan menuju Porsi Jawara II telah dilakukan secara matang.
Kontingen terdiri atas 73 atlet dan 17 pendamping. Mereka dijadwalkan berangkat menuju Pekalongan pada Rabu (9/9/2026) pukul 08.00 WIB.
Selama di Pekalongan, rombongan akan menginap di Hotel Dafam. Sebagian besar pertandingan dipusatkan di Kampus UIN Gus Dur di Kajen, dengan mobilisasi peserta menggunakan armada bus.
Para peserta juga diminta memastikan seluruh kebutuhan perlombaan telah disiapkan, termasuk perlengkapan pribadi dan obat-obatan.
“Level kita sudah sejajar, jadi siapkan mental dengan baik. Selamat berjuang kepada 73 atlet,” kata Dr. Alief.
Baca juga: 5 Cafe Kekinian yang Ramai di Purwokerto, Cocok untuk Nongkrong dan Ngopi
Porsi Jawara II tahun ini mengusung jargon “Energi Juara, Harmoni Nusantara”. Ajang tersebut mempertemukan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dari berbagai daerah dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkompetisi dalam bidang olahraga, seni, serta ilmiah.
Sebelum keberangkatan, Dr. Alief melakukan pengecekan peserta satu per satu sekaligus memberikan pengarahan terakhir.
UIN Saizu berharap para mahasiswa tidak hanya pulang membawa prestasi, tetapi juga pengalaman, kepercayaan diri, dan sikap sportif yang mencerminkan karakter mahasiswa perguruan tinggi Islam negeri. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.