ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN — Kebakaran melanda kawasan hutan milik Perum Perhutani di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (3/10/2026). Kobaran api membakar lahan di kawasan perbatasan Desa Jladri dan Desa Adiwarno dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai dua hektare.
Peristiwa tersebut sempat membuat api merambat di kawasan hutan yang berada di Petak 72 wilayah Desa Jladri dan Petak 73 Desa Adiwarno. Kondisi lahan yang kering membuat penanganan kebakaran harus dilakukan secara cepat agar api tidak menjalar semakin luas.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, keberadaan api pertama kali diketahui setelah seorang warga melihat kepulan asap dari arah kawasan hutan sekitar pukul 13.30 WIB.
“Warga yang melihat asap kemudian mengecek lokasi dan menghubungi anggota Polsek Buayan,” kata AKBP Putu, Minggu (4/10/2026).
Mendapat laporan tersebut, petugas gabungan langsung menuju lokasi kebakaran. Pemadaman melibatkan anggota Polsek Buayan, Perum Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), warga, perangkat desa, anggota Koramil 20 Buayan, serta unsur Kecamatan Buayan.
Baca juga: ABK KMN Barokah Anak Mas 03 Meninggal di Laut
Karena lokasi kebakaran berada di kawasan hutan, proses pemadaman dilakukan menggunakan cara manual. Petugas bersama masyarakat berupaya memutus dan melokalisasi titik-titik api supaya kobaran tidak terus bergerak menuju bagian hutan lainnya.
Setelah beberapa jam dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dikendalikan. “Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB,” ujar AKBP Putu.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran lahan Perhutani tersebut. Meski api telah padam, petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi masih mendalami berbagai kemungkinan yang menyebabkan munculnya api di kawasan hutan tersebut.
Kapolres Kebumen juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar kawasan hutan, khususnya ketika kondisi vegetasi dan lahan dalam keadaan kering. Menurutnya, api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat apabila berada di kawasan dengan kondisi kering, terlebih di wilayah perbukitan.
Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kepulan asap atau tanda-tanda kebakaran di kawasan hutan. Respons cepat sejak awal dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar. (*)
Baca juga: Curanmor di Purwokerto Selatan Terungkap Kurang dari 1 Jam
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.