Setengah Hektare Hutan Pinus di Karanggayam Terbakar, Api Jinak Setelah Dua Jam

Daerah
By Vivin  —  On Aug 12, 2026
Caption Foto : Personel Polsek Karanggayam Bersama Koramil, Perhutani dan Pemerintah Desa Melihat Langsung Lokasi Kejadian Kebakaran Lahan di Karanggayam, Rabu (12/8) ( Foto : Polres Kebumen )

ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN – Kobaran api melanda kawasan hutan Perum Perhutani di Petak 60 RPH Somagede, Dukuh Kedunglemah, Desa Glontor, Kecamatan Karanggayam, Kebumen, Selasa (11/8/2026) malam.

Sekitar setengah hektare lahan yang ditumbuhi pohon pinus terbakar. Beruntung, api berhasil dijinakkan sebelum menjalar lebih luas dan mengancam permukiman warga.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 18.00 WIB oleh Simun (58), warga Desa Glontor. Melihat api di kawasan hutan, ia segera melaporkannya kepada Kepala Desa Glontor Rasman.

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Karanggayam. Petugas bersama sejumlah unsur langsung bergerak menuju lokasi.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan aparat, Perhutani dan warga.

Baca juga: Rp. 19,07 Triliun Mengarah ke Jateng, CJIBF 2026 Buka Jalan Investasi Baru

“Setelah mendapat laporan, personel Polsek Karanggayam bersama Koramil, Perhutani, pemerintah desa dan warga langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata AKBP Putu, Rabu (12/8/2026).

Api Berhasil Dikendalikan Sebelum Meluas

Pemadaman dimulai sekitar pukul 18.30 WIB. Tim gabungan harus berjibaku selama kurang lebih dua jam untuk memastikan kobaran api benar-benar terkendali.

Kapolsek Karanggayam Iptu Sumaryadi bersama personel Polsek Karanggayam, anggota Koramil 05/Karanggayam, petugas RPH Somagede, Perhutani, pemerintah desa dan warga turun langsung dalam proses pemadaman.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke kawasan lain maupun mendekati rumah penduduk.

Baca juga: DPU Banyumas Ingatkan Pentingnya PBG dan SLF, Legalitas Bangunan Dukung Keamanan dan Kenyamanan

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Kemarau Panjang Tingkatkan Risiko Kebakaran

Lokasi kebakaran berada cukup jauh dari permukiman. Namun, kondisi lahan yang kering selama musim kemarau membuat potensi kebakaran menjadi perhatian serius.

Polisi menduga kondisi kemarau panjang menjadi salah satu faktor yang membuat kawasan tersebut mudah terbakar. Untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala, petugas masih berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan pemantauan di sekitar lokasi.

Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat tidak lengah selama musim kemarau. Aktivitas yang dapat memicu munculnya api di sekitar hutan harus dihindari.

Baca juga: DPU Banyumas Kawal Infrastruktur Pengajuan Bantuan Pembangunan 15 TPST, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Terlebih, api di kawasan hutan dapat dengan cepat menjalar melalui vegetasi yang kering dan menjadi sulit dikendalikan ketika berada jauh dari akses kendaraan pemadam.

Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan asap atau titik api di kawasan hutan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: