Banner Utama

Benarkah Wortel hingga Brokoli Harus Dihindari Penderita Hipertensi?

Kesehatan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On May 23, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah mencapai angka 140/90 mmHg atau lebih. Jika tidak dikendalikan, hipertensi dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi berbahaya seperti Stroke, gagal ginjal, serangan jantung, hingga demensia.

Selain rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, penderita hipertensi juga perlu menjaga pola makan. Salah satu yang sering menjadi pertanyaan adalah apakah ada sayuran yang menjadi pantangan bagi penderita darah tinggi. 

Pada dasarnya, sayuran bukanlah musuh bagi penderita tekanan darah tinggi. Namun, beberapa jenis sayur perlu dibatasi apabila mengandung natrium cukup tinggi atau diolah menggunakan garam berlebihan.

Natrium atau garam dapat membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Kondisi ini meningkatkan volume darah sehingga tekanan pada pembuluh darah ikut naik. Karena itu, penderita hipertensi dianjurkan membatasi asupan natrium maksimal sekitar 1.500 mg per hari. 

Meski masih tergolong aman dikonsumsi, beberapa sayuran memiliki kandungan natrium alami yang relatif lebih tinggi dibanding jenis lainnya. Berikut kandungan natrium per 100 gram:

Baca juga: Bolehkah Penderita Hipertensi Minum Kopi? Ini Batas Aman dan Tips Konsumsinya

  • Wortel: 70 mg
  • Seledri: 64 mg
  • Kubis: 50 mg
  • Lobak: 50 mg
  • Brokoli: 40 mg
  • Sawi: 22 mg
  • Bayam merah: 20 mg
  • Kol: 20 mg

Namun, kandungan tersebut masih jauh di bawah batas konsumsi natrium harian. Artinya, sayuran tersebut tetap aman dikonsumsi selama dimasak dengan cara sehat seperti direbus, dikukus, atau ditumis ringan tanpa tambahan garam berlebihan.

Produk Olahan Sayuran yang Sebaiknya Dibatasi

Bukan sayur segarnya yang menjadi masalah, melainkan produk olahan yang sering mengandung natrium tinggi akibat proses pengawetan. Beberapa jenis yang sebaiknya dibatasi antara lain:

1. Acar
Proses pembuatan acar biasanya menggunakan garam cukup banyak sehingga kandungan natriumnya meningkat.

Baca juga: Kacang Kapri, Superfood Kaya Serat yang Bantu Cegah Diabetes dan Jaga Kesehatan Jantung

2. Sayuran beku siap saji
Sebagian produk sayuran beku diberi tambahan garam dan bahan pengawet agar tahan lama.

3. Sayur kalengan
Produk ini umumnya memiliki kadar natrium lebih tinggi dibanding sayur segar karena melalui proses pengawetan. 

Agar tekanan darah tetap terkontrol, penderita hipertensi disarankan:

Baca juga: Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat

  • Mengurangi penggunaan garam saat memasak
  • Memilih sayuran segar dibanding produk olahan
  • Memperbanyak sayur tinggi serat dan kalium
  • Menghindari penyedap rasa berlebihan
  • Membatasi makanan tinggi natrium lainnya

Menghindari hipertensi bukan berarti harus berhenti makan sayur. Kuncinya adalah memilih bahan segar dan mengolahnya dengan cara yang sehat. Dengan pola makan tepat, risiko komplikasi seperti Gagal Ginjal Kronis dan Penyakit Jantung Koroner dapat ditekan. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: