Caption Foto : Jalan Vihara dari arah Klenteng Hok Tek Bio ke barat akan menjadi pusat kuliner malam. (Foto : Hermiana E. Effendi).
ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Upaya penataan kawasan Pasar Wage Purwokerto yang dilakukan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Banyumas mulai menunjukkan arah baru yang lebih progresif. Setelah Jalan Vihara berhasil ditertibkan dan para pedagang dipindahkan ke dalam area pasar, kini muncul gagasan besar untuk menghidupkan kawasan tersebut sebagai sentra kuliner malam dan ruang ekonomi kreatif baru di Kota Purwokerto.
DKUKMP Banyumas membuka ruang kolaborasi bersama komunitas dan masyarakat untuk menciptakan kawasan yang tidak hanya tertata rapi, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi baru bagi warga sekitar.
Kepala DKUKMP Banyumas, Gatot Eko Purwadi SE mengatakan, ide pengembangan Jalan Vihara sebagai kawasan kuliner malam muncul dari berbagai komunitas yang ingin menghadirkan wajah baru pusat kota Purwokerto.
“Ada yang mengusulkan konsep kawasan pecinan dengan sajian kuliner Chinese food, ada juga yang menginginkan Jalan Vihara menjadi tempat nongkrong baru yang nyaman bagi masyarakat. Semua masukan kita tampung dan akan kita rembug bersama pada Jumat (15/5/2026),” kata Gatot, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, konsep tersebut bukan sekadar menghadirkan pusat kuliner biasa, melainkan membangun ekosistem ekonomi baru yang dapat membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal sekaligus mempercantik wajah kawasan Pasar Wage.
Gatot menegaskan, keberadaan kuliner malam di Jalan Vihara dipastikan tidak akan mengganggu aktivitas para pedagang Pasar Wage. Pasalnya, jam operasional dan jenis dagangan yang dijual berbeda.
“Justru ini akan menciptakan pergerakan ekonomi baru dengan pelaku-pelaku usaha baru. Ini hal positif yang harus kita dukung bersama,” jelasnya.
Ia menambahkan, DKUKMP Banyumas siap memfasilitasi penataan kawasan agar aktivitas kuliner malam nantinya berjalan tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
“Kuliner malam di Jalan Vihara tidak harus semuanya Chinese food. Bisa juga diisi kuliner lokal khas Banyumas maupun makanan kekinian. Yang terpenting kawasan ini tertata rapi dan nyaman untuk dikunjungi,” ucapnya.
Caption : Caption Foto : Kepala DKUKMP Banyumas, Gatot Eko Purwadi SE. (Foto : Hermiana E. Effendi).
Prioritaskan Warga Sekitar dan Pelaku UMKM Lokal
Dalam pengembangannya nanti, masyarakat sekitar Jalan Vihara akan menjadi prioritas utama untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi tersebut. Langkah ini dilakukan agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan warga sekitar sekaligus menghindari munculnya kecemburuan sosial.
“Pasti melibatkan warga sekitar Jalan Vihara. Ketika masyarakat ikut menjadi bagian dari ekosistem ekonomi baru, mereka juga akan ikut menjaga kawasan tersebut,” ungkap Gatot.
Ia menyebut, setelah kawasan Jalan Vihara ditata dan pedagang masuk ke dalam pasar, masyarakat mulai merasakan perubahan suasana yang lebih nyaman dan tertib. Bahkan, kini mulai muncul penolakan dari warga apabila ada pedagang yang kembali berjualan sembarangan di badan jalan. Hal ini menunjukkan bahwa penataan kawasan Pasar Wage mulai mendapat dukungan positif dari masyarakat.
Caption : Caption Foto : Kondisi Jalan Vihara, Selasa (12/5/2026), steril dan tertata. (Foto : Hermiana E. Effendi).
Terkait kekhawatiran adanya kembali aktivitas semrawut di Jalan Vihara, Gatot memastikan kawasan yang akan dimanfaatkan untuk kuliner malam hanya berada di sisi barat Klenteng Hok Tek Bio. Sedangkan area Jalan Vihara dari klenteng ke arah timur tetap steril dari aktivitas perdagangan.
Saat ini, proses pengaspalan Jalan Vihara telah selesai dilakukan. Selanjutnya,akan dilakukan pembangunan trotoar di sisi timur kawasan untuk menunjang kenyamanan pejalan kaki dan mempercantik Jalan Vihara.
“Kawasan pecinan atau kuliner malam Jalan Vihara nantinya hanya memanfaatkan area dari Klenteng Hok Tek Bio ke arah barat. Akan ditata dengan tenant-tenant yang rapi dan bisa menjadi spot nongkrong serta destinasi kuliner baru di Kota Purwokerto,” terangnya.
Rencana pengembangan kawasan kuliner malam Jalan Vihara ini pun diharapkan mampu menjadi ikon baru Kota Purwokerto, sekaligus membuktikan bahwa penataan kota dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Jika terealisasi dengan baik, Jalan Vihara bukan hanya menjadi kawasan yang tertib dan nyaman, tetapi juga berpotensi menjadi pusat wisata kuliner malam yang mampu menarik masyarakat lokal hingga wisatawan untuk menikmati suasana baru di jantung Kota Purwokerto.