ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban kedua kecelakaan sepeda motor yang terjun ke Sungai Pelus, Kabupaten Banyumas. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (12/4/2026), setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu malam (11/4/2026).
Peristiwa nahas itu bermula pada hari Sabtu, sekitar pukul 22.00 WIB, ketika dua remaja perempuan yang berboncengan sepeda motor diduga kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jembatan di wilayah Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran. Benturan keras membuat keduanya terpental dan jatuh ke aliran Sungai Pelus yang saat itu dalam kondisi gelap.
Salah satu korban, Rini (18), warga Jepara Wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, berhasil diselamatkan tak lama setelah kejadian. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, satu korban lainnya, Aurel Jeni Prabela (18), warga Desa Ayam Alas, Kecamatan Kroya, sempat dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, relawan, serta unsur terkait lainnya.
Baca juga:
Polresta Banyumas Bongkar Jaringan Peredaran Obat Terlarang, Seorang Pemuda Ditangkap
Koordinator tim SAR gabungan, Amin Riyanto, menjelaskan bahwa laporan awal kejadian diterima dari warga setempat yang kemudian diteruskan ke Damkar Banyumas dan Kantor SAR Cilacap untuk meminta bantuan pencarian.
Setelah dilakukan pencarian intensif selama hampir satu hari, korban akhirnya ditemukan pada Minggu petang, sekitar pukul 17.26 WIB oleh warga di aliran Sungai Pelus, tepatnya di wilayah Desa Kedondong, Kecamatan Sokaraja. Lokasi penemuan berjarak sekitar 6,2 kilometer dari titik awal kejadian.
“Korban ditemukan di aliran sungai oleh warga, kemudian kami lakukan evakuasi bersama tim SAR gabungan,” ujar Amin.
Jenazah korban berhasil dievakuasi pada pukul 18.10 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Margono Soekarjo untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR pun dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Baca juga:
Perkuat Empat Pilar, Perbedaan Awal Ramadhan Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan di Kedungbanteng