ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Arus mudik Lebaran 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah, dengan lebih dari 270 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta dalam satu hari menuju Trans Jawa, Jawa Barat, dan Sumatera. Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan, Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan, bukan sekadar pengaturan lalu lintas, untuk memastikan perjalanan masyarakat aman selama momentum sosial dan spiritual Lebaran.
“Operasi Ketupat ini adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir bersama seluruh stakeholder untuk memastikan perjalanan masyarakat aman,” jelasnya.
Selain arus mudik, arus balik juga meningkat 14,65 persen. Meski terjadi lonjakan signifikan, pihak kepolisian mampu mengelola lalu lintas melalui strategi predictive traffic policing, rekayasa lalu lintas contraflow, dan sistem one way berbasis parameter di titik-titik rawan kepadatan.
“Kami pastikan bukan hanya perjalanan, tapi perjalanan yang aman sampai tujuan dan kembali dengan selamat,” tambahnya.
Kecelakaan dan Fatalitas Korban Menurun
Baca juga: Tak Ada Kenaikan Biaya Haji 2026, Penyesuaian Biaya Ditanggung Pemerintah
Data Korlantas menunjukkan angka fatalitas korban kecelakaan turun 31 persen, sementara jumlah kejadian kecelakaan menurun 5,31 persen. Selama periode mudik dan arus balik, total kendaraan yang tercatat keluar dari Jakarta mencapai 3,5 juta, sedangkan arus balik tercatat 3,4 juta kendaraan.
Operasi Ketupat 2026 juga mengamankan berbagai klaster penting, termasuk jalan arteri, jalan tol beserta rest area dan gerbang tol, pelabuhan penyeberangan dan bandara, tempat ibadah, serta lokasi wisata. Irjen Agus menekankan peran teknologi dalam pengelolaan arus lalu lintas. Semua rekayasa diterapkan berdasarkan data real-time, sehingga kepadatan di titik kritis bisa segera diurai.
“Semua dikelola dengan teknologi dan parameter yang terukur agar arus tetap lancar,” jelas Agus.
Baca juga: PLN Pastikan Listrik Tetap Andal Saat WFH
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.