ORBIT-NEWS.COM, GROBOGAN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyalurkan bantuan hewan kurban berupa sapi berbobot 1,1 ton kepada warga Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Rabu (27/5/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sebelumnya terdampak banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Sekda Jateng, Sumarno. Selain sapi kurban, pemprov juga menyalurkan 100 paket sembako untuk membantu kebutuhan warga yang masih berupaya pulih pascabencana.
Desa Tinanding dipilih sebagai lokasi penyaluran bantuan setelah dilakukan penilaian bersama pemerintah daerah. Kondisi masyarakat yang sedang bangkit dari dampak banjir menjadi salah satu alasan utama penetapan desa tersebut sebagai penerima bantuan tingkat provinsi.
“Setelah dilakukan asesmen bersama teman-teman di Grobogan, akhirnya diputuskan bantuan disalurkan ke Desa Tinanding. Mudah-mudahan ini bisa menjadi penghibur bagi warga yang sebelumnya terdampak bencana,” kata Sumarno.
Ia menegaskan, peringatan Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, nilai pengorbanan yang terkandung dalam Iduladha perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui sikap saling membantu dan berbagi kepada sesama.
“Hari Raya Iduladha mengajarkan tentang makna pengorbanan. Semangat itu harus diwujudkan dalam kepedulian sosial dan perhatian kepada sesama,” ucapnya.
Dibagikan Untuk 730 KK
Sementara itu, Takmir Masjid Roudlotul Jannah Desa Tinanding, Subakir, menyampaikan rasa syukur atas bantuan sapi kurban yang diterima warganya. Daging kurban dari sapi tersebut direncanakan akan dibagikan kepada sekitar 730 kepala keluarga di desa setempat.
Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya membawa manfaat bagi warga, tetapi juga menjadi doa agar bencana banjir tidak kembali melanda wilayahnya.
“Mudah-mudahan setelah ini Desa Tinanding dijauhkan dari banjir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” tuturnya.
Baca juga: Ahmad Luthfi Ajak Semua Elemen Bergerak Cegah Kekerasan di Pesantren
Subakir juga berharap pemerintah dapat mempercepat penguatan tanggul di sekitar Sungai Tuntang guna mencegah kejadian serupa terulang pada musim hujan mendatang.
Di sisi lain, pemprov memastikan pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha 2026 dilakukan secara intensif. Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Budi Astyantoro mengatakan, pengawasan dilakukan mulai dari lapak penjualan hingga proses pemotongan.
Tahun ini, Jawa Tengah diperkirakan akan melakukan pemotongan sekitar 130 ribu ekor sapi, 130 ribu ekor domba, 300 ribu ekor kambing, serta sekitar 3 ribu ekor kerbau selama momentum Iduladha. Selain pemeriksaan kesehatan hewan, pemprov juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak di wilayah perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur, Jawa Barat, dan DIY untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan.
“Kami melakukan pemeriksaan di lapak dan pedagang hewan kurban untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, aman, dan layak dipotong. Saat proses penyembelihan juga akan dilakukan pendampingan agar daging yang dibagikan aman dikonsumsi masyarakat,” kata Budi. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.