Banner Utama

Melalui Aplikasi Reviu MBG, Penerima Manfaat Kini Bisa Nilai Kualitas Makanan Secara Langsung

Nasional
By Ariyani  —  On May 30, 2026
Caption Foto : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya. (Foto : Dok. BGN).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) menghadirkan inovasi baru dalam pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui peluncuran aplikasi Reviu MBG. Aplikasi ini memungkinkan penerima manfaat memberikan penilaian langsung terhadap kualitas makanan yang mereka terima, mulai dari ketepatan waktu distribusi hingga cita rasa dan variasi menu.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat sistem evaluasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan program MBG yang saat ini menjangkau sekolah, posyandu, dan pondok pesantren di berbagai daerah.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya menjelaskan, aplikasi Reviu MBG dirancang untuk melibatkan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program. Penilaian dilakukan oleh penanggung jawab penerima manfaat (PIC), seperti guru di sekolah, kepala posyandu, maupun pengelola pondok pesantren yang menerima distribusi makanan.

Menurut Sony, sistem ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh pelaksana program agar lebih serius dalam menjaga kualitas makanan yang diproduksi dan disalurkan kepada masyarakat.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan awareness seluruh pelaksana di lapangan agar lebih sungguh-sungguh dalam memproduksi dan mendistribusikan MBG,” jelasnya.

Baca juga: Jelang Wajib Halal Oktober 2026, Kemenag Gencarkan Gerakan Halal Lifestyle untuk UMKM dan Masyarakat

Melalui aplikasi tersebut, setiap makanan yang tiba di lokasi penerima manfaat akan langsung dievaluasi berdasarkan empat indikator utama. Pertama, ketepatan waktu distribusi untuk memastikan makanan diterima sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Indikator kedua adalah aroma makanan yang digunakan untuk menilai kelayakan konsumsi dan kondisi makanan saat diterima. Selanjutnya, aspek rasa juga menjadi perhatian guna memastikan standar mutu makanan tetap terjaga.

Selain itu, aplikasi juga menilai variasi menu yang disajikan. Penilaian ini bertujuan menjaga keberagaman makanan sehingga penerima manfaat tidak merasa jenuh dengan menu yang sama secara berulang.

“Ketika makanan datang, langsung dinilai. Apakah tepat waktu, aromanya baik atau tidak, rasanya wajar atau tidak, kemudian menunya variatif atau tidak dibanding hari sebelumnya,” kata Sony.

Hasil Penilaian Masuk KPI

Baca juga: KPK Warning Praktik Titipan dan Pungli SPMB 2026, Sekolah Diminta Tolak Gratifikasi dan Jaga Integritas

Hasil penilaian yang masuk ke aplikasi akan menjadi bagian dari indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Data tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi berkala untuk meningkatkan mutu layanan dan efektivitas distribusi makanan bergizi.

Pada tahap awal penerapan, BGN memfokuskan penggunaan aplikasi ini untuk membangun budaya pengawasan dan meningkatkan kepedulian seluruh pelaksana terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

“Tujuan pertama kami meningkatkan awareness dulu. Kalau awareness sudah meningkat, maka kualitas pelayanan akan ikut meningkat,” jelas Sony.

Ke depan, BGN juga berencana mengembangkan dashboard publik yang dapat diakses masyarakat. Melalui fitur tersebut, publik akan dapat memantau berbagai indikator pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara lebih terbuka dan transparan.

Dengan hadirnya aplikasi Reviu MBG, BGN berharap pengawasan kualitas makanan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan melibatkan langsung pihak yang menerima manfaat dari program tersebut. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia. (*)

Baca juga: Sekolah Rakyat Permanen Siap Beroperasi, Gus Ipul Intruksikan Kepala Sekolah Tingkatkan Kepemimpinan dan Standar Layanan

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: