Waspada! Ini 8 Aktivitas yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Jantung

Kesehatan
By Redaksi Orbit-News.com  —  On Jan 15, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Menjaga kesehatan jantung bukan hanya soal rutin minum obat. Aktivitas sehari-hari dan kebiasaan hidup juga memainkan peran penting untuk mencegah serangan jantung, komplikasi, atau kekambuhan penyakit jantung. Ahli kesehatan menekankan pentingnya mengenali kegiatan yang harus dihindari agar jantung tetap kuat dan stabil.

Penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, terutama bagi pasien dengan riwayat serangan jantung, gagal jantung, hipertensi, atau diabetes. Selain itu, faktor gaya hidup, pola makan, dan manajemen stres memiliki dampak besar terhadap risiko kesehatan jantung.

Baca juga: Kasus Kanker Anak Masih Tinggi, RSUP Sardjito dan Pemkab Cilacap Perkuat Deteksi Dini

Berikut delapan kegiatan yang sebaiknya dihindari oleh penderita penyakit jantung:

  1. Aktivitas fisik berat yang memaksa jantung bekerja keras
    Mengangkat beban berat, olahraga intens, atau aktivitas yang membuat napas cepat terengah dapat memicu serangan jantung atau memperburuk kondisi gagal jantung. Pilihlah olahraga ringan yang aman, seperti berjalan kaki, yoga, atau bersepeda santai, dan selalu konsultasikan intensitas olahraga dengan dokter.

    Baca juga: Benarkah Asam Urat Bisa Dideteksi dari Jari? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui

  2. Makanan tinggi lemak jenuh dan trans
    Gorengan, burger, pizza, kue kering bermargarin, dan makanan bersantan kental berisiko meningkatkan kolesterol jahat (LDL). Kolesterol tinggi dapat menyumbat pembuluh darah, menghambat aliran darah ke jantung, dan meningkatkan risiko serangan jantung. Ganti dengan ikan, ayam tanpa kulit, sayuran, dan buah segar.

  3. Asupan garam berlebihan
    Makanan olahan, mi instan, dan camilan asin mengandung natrium tinggi yang dapat menaikkan tekanan darah dan memperberat kerja jantung. Batasi konsumsi garam harian dan periksa label nutrisi sebelum membeli makanan kemasan.

    Baca juga: Pemeriksaan Asam Urat Secara Medis, Ini Pilihan Tes Darah dan Urine yang Perlu Diketahui

  4. Merokok dan paparan asap rokok
    Nikotin dan zat kimia dalam rokok merusak dinding pembuluh darah, memicu peradangan, dan memperberat kerja jantung. Baik perokok aktif maupun pasif memiliki risiko serangan jantung lebih tinggi. Berhenti merokok secara tegas dianjurkan untuk memperpanjang usia penderita jantung.

  5. Kurang tidur atau begadang
    Tidur kurang dari 7–8 jam dapat meningkatkan hormon stres, tekanan darah, dan memicu gangguan irama jantung (aritmia). Rutinitas tidur yang teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung.

    Baca juga: Menkes Dorong Kemandirian Industri Kesehatan untuk Hadapi Krisis Global

  6. Stres berlebihan tanpa penanganan
    Stres kronis meningkatkan hormon adrenalin dan kortisol, yang menyebabkan detak jantung dan tekanan darah naik drastis. Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau hobi menenangkan dianjurkan untuk mengelola stres.

  7. Konsumsi alkohol dan kafein tinggi
    Minuman beralkohol dan kafein berlebihan meningkatkan tekanan darah, risiko dehidrasi, dan gangguan irama jantung. Jika ingin tetap minum kopi atau teh, batasi jumlahnya dan konsultasikan dengan dokter.

    Baca juga: Ini PIlihan Buah yang Tidak Memicu Lonjakan Gula Darah

  8. Mengonsumsi obat atau suplemen tanpa saran dokter
    Obat flu, pereda nyeri, atau suplemen tertentu bisa berinteraksi dengan obat jantung, menimbulkan efek samping serius. Konsultasikan semua penggunaan obat baru agar kesehatan jantung tetap aman.

Baca juga: Minum Kopi Sebelum Latihan, Benarkah Bikin Performa Lebih Maksimal?

Menghindari pantangan ini sekaligus menjalani aktivitas yang aman dapat secara signifikan menurunkan risiko komplikasi dan kekambuhan penyakit jantung. Penderita jantung disarankan untuk selalu mengikuti saran dokter, menjaga pola makan, rutin berolahraga ringan, dan mengelola stres untuk jantung yang lebih sehat dan aktivitas harian yang lebih aman.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.

Belum ada data Orbit Vox.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: