ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Pemeriksaan kadar asam urat menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sendi dan metabolisme tubuh. Tingginya kadar asam urat dalam darah dapat memicu peradangan sendi yang menimbulkan nyeri dan pembengkakan. Untuk memastikan kadarnya, terdapat beberapa metode pemeriksaan medis yang umum dilakukan, baik di fasilitas kesehatan maupun secara mandiri di rumah.
Salah satu metode yang paling sering digunakan adalah tes asam urat melalui sampel darah. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil darah dari pembuluh di lipatan lengan menggunakan jarum berukuran kecil. Sampel tersebut kemudian dianalisis di laboratorium, dan hasilnya biasanya dapat diketahui dalam hitungan jam.
Baca juga: Waspada! Ini 8 Aktivitas yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Jantung
Seiring perkembangan teknologi kesehatan, tes asam urat berbasis darah kini juga dapat dilakukan secara mandiri di rumah menggunakan alat tes digital nirkabel. Pengguna cukup menusukkan jarum kecil ke ujung jari, lalu meneteskan darah ke alat pemeriksa. Dalam beberapa saat, kadar asam urat akan tampil di layar monitor alat tersebut. Meski praktis dan cepat, hasil tes mandiri ini hanya berfungsi sebagai indikator awal dan belum dapat digunakan untuk menegakkan diagnosis penyakit asam urat secara pasti.
Selain melalui darah, pemeriksaan asam urat juga bisa dilakukan menggunakan sampel urine. Metode ini biasanya dilakukan atas rekomendasi dokter untuk mengetahui jumlah asam urat yang dikeluarkan tubuh melalui ginjal. Pasien diminta menampung urine selama 24 jam penuh dalam wadah khusus.
Baca juga: Kasus Kanker Anak Masih Tinggi, RSUP Sardjito dan Pemkab Cilacap Perkuat Deteksi Dini
Prosesnya dimulai pada pagi hari dengan membuang urine pertama setelah bangun tidur tanpa ditampung, namun waktu buang air kecil tetap dicatat. Selanjutnya, setiap urine yang dikeluarkan dalam 24 jam berikutnya harus ditampung dan dicatat waktunya. Selama proses pengumpulan, wadah urine disarankan disimpan di dalam lemari pendingin untuk menjaga kualitas sampel. Setelah seluruh urine terkumpul, sampel diserahkan ke laboratorium untuk dianalisis, dengan hasil pemeriksaan yang umumnya keluar dalam beberapa hari.
Baca juga: Benarkah Asam Urat Bisa Dideteksi dari Jari? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
Dengan memahami berbagai metode tes asam urat tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap kesehatan sendi dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat yang tidak normal.
Belum ada komentar.
Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.