Soto Kriyik Bu Karsini, Kuliner Legendaris Purbalingga yang Bertahan Sejak 1960-an

Kuliner
By Vivin  —  On Dec 25, 2025
Caption Foto : Soto Kriyik Bu Karsini, hidangan soto yang melegenda dari Kabupaten Purbalingga. (Foto : Vivin).

ORBIT-NEWS.COM, PURBALINGGA – Kabupaten Purbalingga tak hanya dikenal dengan alam dan budayanya, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang melegenda. Salah satu yang wajib dikenal dan dicicipi adalah soto kriyik, sajian khas yang hingga kini hanya bisa ditemui di Purbalingga. Soto kriyik Bu Karsini menjadi satu-satunya warung yang mempertahankan cita rasa autentik sejak pertama kali berdiri pada era 1960-an.

Warung soto yang berlokasi di Jalan MT Haryono, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga ini memang tampak sederhana. Bangunannya jauh dari kesan mewah, namun setiap harinya selalu dipadati pembeli. Kesederhanaan tersebut justru menjadi bagian dari pesona, karena di sanalah resep turun-temurun dijaga tanpa banyak perubahan selama puluhan tahun.

Baca juga: Strategi Live di Media Sosial Bikin Ayam Bakar Mak Cik Laris Manis di Banyumas

Keunikan soto kriyik terletak pada tambahan kriyik, yakni perkedel kentang yang digoreng hingga kering lalu ditaburkan di atas semangkuk soto panas. Tekstur renyah dan rasa gurih dari kriyik memberikan sensasi berbeda dibandingkan soto pada umumnya.

“Banyak pembeli yang penasaran dengan kriyiknya. Bahkan sering ada yang minta tambah, karena kriyik ini jadi ciri khas soto kami,” ujar Ibu Julastri, penjual soto kriyik sekaligus putri dari almarhumah Ibu Karsini.

Baca juga: Soto Jalan Bank Purwokerto, Kuliner Legendaris Banyumas yang Bertahan Lebih dari Setengah Abad

Dari sisi komposisi, soto kriyik masih mengusung ciri khas soto Banyumasan. Dalam satu mangkuk, tersaji ketupat, kecambah, daun bawang, kerupuk, serta sambal kacang. Namun, taburan kriyik dari perkedel kering menjadikan rasa soto semakin kaya dan menggugah selera.

Ibu Julastri menjelaskan, kriyik dibuat dari kentang yang dikupas, direbus, lalu dihaluskan hingga lembut. Adonan tersebut kemudian dibumbui merica dan garam secukupnya, dibentuk bulatan kecil, dan digoreng hingga kering. Karena digoreng dalam waktu cukup lama, teksturnya menjadi keras dan saat digigit menimbulkan bunyi “kriyik”, yang kemudian menjadi asal nama soto kriyik.

Baca juga: Pusat Kuliner Mendoan Sawangan, Bertahan dalam Kesederhanaan di Tengah Gempuran Kuliner Modern


Caption Foto : Soto Kriyik Bu Karsini, hidangan soto yang melegenda dari Kabupaten Purbalingga. (Foto : Vivin).

Baca juga: Ikan Lembutan, Kuliner Sungai Serayu Favorit Penjaga Kolesterol

Beragam Pilihan Soto

Warung Soto Kriyik Bu Karsini menawarkan beberapa pilihan menu dengan harga terjangkau. Soto ayam dengan suwiran ayam kampung dibanderol Rp 15.000 per porsi. Ada pula soto jeroan berisi ati dan ampela ayam kampung. Sementara porsi lengkap, yang terdiri dari ayam, jeroan, dan telur rebus utuh, dijual seharga Rp 30.000 per porsi, lengkap dengan taburan kriyik melimpah.

Baca juga: Soto Sutri Sokaraja, Bukti Rasa Autentik Tak Butuh Lokasi Strategis

Tak kalah penting, kuah soto menjadi salah satu daya tarik utama. Kuah bersantan yang diracik dari bawang putih, ketumbar, kemiri, jinten, serta santan menghasilkan rasa gurih yang kuat namun tidak berlebihan. Perpaduan kuah hangat dengan kriyik renyah menciptakan pengalaman kuliner yang sulit dilupakan.

Soto kriyik Bu Karsini bukan sekadar tempat makan, tetapi juga menyimpan cerita lintas generasi. Hal itu dirasakan oleh Hutrianto, salah satu pelanggan setia yang telah menikmati soto kriyik sejak kecil.

Baca juga: Kue-Kue Khas Natal di Indonesia, Manisnya Tradisi yang Selalu Dirindukan

“Dulu saya diajak orang tua makan soto kriyik. Sekarang saya ajak anak saya. Kalau ke Purbalingga atau kebetulan lewat, pasti mampir ke sini. Soto kriyik cuma ada di sini,” katanya.

Ia menambahkan, meski pernah ada cabang di Purwokerto, sensasi menikmati soto kriyik langsung di Purbalingga tetap terasa lebih mantap. “Cabangnya sering tutup dan pindah-pindah. Jadi rasanya beda kalau makan langsung di tempat asalnya,” tuturnya.

Dengan cita rasa yang konsisten, harga yang ramah di kantong, serta nilai sejarah yang panjang, Soto Kriyik Bu Karsini tetap bertahan di tengah gempuran kuliner modern. Warung ini menjadi bukti bahwa menjaga tradisi dan kualitas rasa mampu membuat sebuah hidangan terus dikenang dan dicari hingga lintas generasi.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.

Belum ada data Orbit Vox.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: