ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS – Olahan ikan air tawar masih menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin menjaga pola makan sehat, terutama bagi mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi. Kandungan lemak tak jenuh pada ikan dinilai mampu membantu menjaga keseimbangan kolesterol dalam tubuh. Tak heran, sejumlah warung makan yang menyajikan menu ikan tradisional ramai diserbu pengunjung, khususnya saat akhir pekan.
Baca juga: Strategi Live di Media Sosial Bikin Ayam Bakar Mak Cik Laris Manis di Banyumas
Di Banyumas, banyak warung makan yang menyajikan aneka olahan ikan lembutan, jenis ikan air tawar yang hidup di sungai. Menu ini menjadi incaran wisatawan maupun warga lokal karena rasanya yang khas serta dipercaya memiliki manfaat kesehatan. Dua olahan yang paling diminati adalah ikan lembutan goreng kering dan ikan lembutan bumbu pecak.
Proses pengolahan ikan lembutan goreng terbilang sederhana. Ikan dibersihkan, lalu dibumbui bawang putih, ketumbar, kunyit, jahe, dan garam. Setelah direndam beberapa menit agar bumbu meresap, ikan digoreng hingga kering. Teksturnya yang renyah dengan rasa gurih alami membuat hidangan ini dapat dinikmati sebagai lauk maupun camilan tanpa nasi.
Baca juga: Soto Jalan Bank Purwokerto, Kuliner Legendaris Banyumas yang Bertahan Lebih dari Setengah Abad
Sementara itu, ikan lembutan pecak menawarkan sensasi rasa yang lebih kuat. Bumbunya terdiri dari cabai merah, cabai rawit, bawang merah, kencur, serta daun salam yang dihaluskan dan ditumis hingga harum. Ikan yang sebelumnya digoreng setengah kering kemudian dimasukkan ke dalam bumbu, menghasilkan perpaduan rasa pedas dan gurih yang pas disantap bersama nasi hangat.
Selain lezat, ikan lembutan juga dikenal memiliki nilai gizi tinggi. Kandungan omega-3, protein, dan vitamin D di dalamnya cukup melimpah, sementara kadar lemak jenuhnya relatif rendah. Ikan ini termasuk makanan sehat, aman dikonsumsi oleh orang dengan kondisi kesehatan tertentu, termasuk penderita kolesterol.
Baca juga: Pusat Kuliner Mendoan Sawangan, Bertahan dalam Kesederhanaan di Tengah Gempuran Kuliner Modern
Penjual ikan lembutan, Maryam, menjelaskan bahwa sebagian besar pelanggan lebih menyukai ikan lembutan hasil tangkapan dari Sungai Serayu dibandingkan ikan hasil budidaya. Ikan yang hidup bebas di sungai dinilai memiliki tekstur daging lebih padat dan rasa lebih gurih.
“Kunci dari masakan ikan ada pada kesegarannya. Ikan segar itu dagingnya kenyal kalau ditekan dan insangnya berwarna merah cerah. Rasanya jelas berbeda dibanding ikan yang sudah diawetkan,” kata Maryam.
Baca juga: Soto Sutri Sokaraja, Bukti Rasa Autentik Tak Butuh Lokasi Strategis
Dengan cita rasa khas, proses pengolahan tradisional, serta manfaat kesehatan yang ditawarkan, ikan lembutan tak hanya menjadi menu favorit di meja makan, tetapi juga daya tarik kuliner lokal yang patut dipertahankan.