ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS – Warga Desa Karangsoka, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di aliran Sungai Sogra, Sabtu (24/10/2026) pagi. Korban berinisial SHD (83), warga Kecamatan Kembaran, ditemukan mengambang di sungai yang berada di belakang rumah warga.
Penemuan jasad tersebut kini ditangani Polresta Banyumas bersama Polsek Kembaran. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal untuk mengungkap kronologi serta memastikan penyebab kematian korban.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Dhovan Oktavianton melalui Kapolsek Kembaran, AKP Ali Rustomo mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 04.00 WIB terdengar suara mencurigakan dari arah sungai, seperti suara benda yang dilemparkan. Suara tersebut kembali terdengar sekitar pukul 04.15 WIB, kali ini menyerupai orang yang sedang batuk. Selang sekitar 15 menit kemudian, saksi mendengar suara benda jatuh ke aliran sungai.
Namun, keberadaan sumber suara itu baru diketahui beberapa jam kemudian. Sekitar pukul 08.00 WIB, seorang warga mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi sungai. Saat itu, ia melihat benda berwarna hitam mengapung di permukaan air.
Setelah didekati, benda tersebut ternyata tubuh manusia. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar, menghubungi kepala dusun, dan melaporkan penemuan tersebut kepada Polsek Kembaran.
Baca juga: Pengamat Unsoed Ingatkan Tuntutan Warga Banyumas Jangan Gado-gado, Ini Alasannya
“Petugas Polresta Banyumas bersama Polsek Kembaran kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis, Seksi Dokkes, serta petugas dari sejumlah fungsi turut melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan saksi,” ujar AKP Ali Rustomo.
Tidak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Korban
Petugas melakukan serangkaian penanganan, mulai dari pemeriksaan lokasi penemuan, pendataan saksi, hingga pemeriksaan awal terhadap kondisi fisik korban. Tim medis dari Puskesmas I Kembaran bersama Unit Inafis juga melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah kondisi fisik, di antaranya patah tulang rusuk kanan, luka lecet pada bagian dahi, dugaan patah tulang rawan hidung, serta darah yang keluar dari hidung. Meski terdapat sejumlah kondisi tersebut, pemeriksaan luar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat faktor usia dan terjatuh dari tebing sungai. Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
Baca juga: Owabong Purbalingga Diserbu Ribuan Pengunjung, Ada Balon Udara hingga Fun Run Bareng DJ
Pihak keluarga disebut telah menerima kejadian tersebut. Sementara itu, Polresta Banyumas masih mengumpulkan keterangan dan mendalami rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Polisi terus menelusuri kronologi kejadian untuk memastikan bagaimana korban bisa berada di aliran Sungai Sogra hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.