ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas memperkuat dukungan terhadap pendidikan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi pesantren melalui penyaluran bantuan senilai lebih dari Rp662 juta. Bantuan tersebut menyasar madrasah, santri yang merintis usaha, kelompok peternak, serta guru ngaji dan marbot.
Penyaluran bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyumas itu dilakukan dalam rangkaian upacara peringatan Hari Santri 2026 di Alun-Alun Purwokerto, Kamis (22/10/2026).
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekadar momentum mengenang perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Peringatan ini juga menjadi pengingat bagi generasi santri untuk meneruskan perjuangan melalui pengabdian dan kontribusi nyata bagi bangsa.
"Santri masa kini diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mengembangkan inovasi, serta menjaga akhlak mulia. Mereka juga didorong mengambil peran di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kewirausahaan, ilmu pengetahuan hingga kepemimpinan," tuturnya saat membacakan amanat dari menteri agama.
Pesantren sendiri memiliki tiga fungsi utama, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan. Ketiganya diharapkan mampu melahirkan generasi yang berilmu dan berakhlak sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: World Cleanup Day 2026, Unsoed Perkuat Edukasi Lingkungan Lewat Aksi Nyata
Bantuan Menyasar Madrasah hingga Kelompok Peternak
Dukungan konkret dalam peringatan Hari Santri 2026 diwujudkan melalui sejumlah program bantuan Baznas Kabupaten Banyumas. Program Madrasah Layak Belajar memperoleh bantuan Rp125 juta untuk lima madrasah. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan MI Ma’arif NU 1 Babakan.
Sementara itu, Program Santripreneur mendapatkan alokasi Rp299.125.000 untuk 29 santri. Program ini ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi santri.
Baca juga: KPU Purbalingga Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Keterbukaan Informasi kepada Masyarakat
Di sektor peternakan, Baznas menyalurkan bantuan ayam Elba senilai Rp215.025.000 kepada 18 kelompok. Penyerahan secara simbolis diwakili Kelompok Ternak Tani (KTT) Ayam Petelur Kuntara Jaya di Desa Sanggreman, Kecamatan Rawalo.
Perhatian juga diberikan kepada para guru ngaji dan marbot melalui pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 902 penerima. Nilai bantuan untuk program perlindungan sosial tersebut mencapai Rp22.733.400. Secara keseluruhan, nilai bantuan yang disalurkan melalui empat program itu mencapai Rp661.883.400.
Melalui momentum Hari Santri 2026, Pemkab Banyumas berharap santri dan pesantren terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Penguatan ilmu pengetahuan, akhlak, persatuan, dan kemandirian diharapkan menjadi bekal bagi santri untuk menjawab tantangan zaman serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.