ORBIT-NEWS.COM, BREBES — Tragedi terjadi di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Minggu (30/8/2026). Gedung tua Hogwa tiba-tiba ambruk dan material bangunannya menimpa tiga rumah warga. Reruntuhan bangunan juga menutup akses jalan di sekitar lokasi. Tiga warga ditemukan meninggal dunia.
Dua korban pertama diketahui merupakan anak dari Sariman, salah satu warga yang rumahnya terdampak reruntuhan. Kinarian Yusfina (8) dan Kinara Nafasya Jeslyn (4) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD Bumiayu. Sementara satu korban lainnya, Kajat (83), ditemukan beberapa jam kemudian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, M Abdullah mengatakan, Unit Siaga Tim SAR Brebes langsung bergerak setelah menerima laporan mengenai bangunan ambruk tersebut.
“Setelah menerima informasi kejadian, satu tim rescue Unit Siaga SAR Brebes langsung diberangkatkan menuju lokasi. Setibanya di lokasi, tim melaksanakan assessment dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pencarian serta proses evakuasi terhadap korban yang diduga masih tertimpa material bangunan,” ujar M Abdullah.
Informasi mengenai kejadian diterima Unit Siaga SAR Brebes dari BPBD Brebes. Tim rescue kemudian diberangkatkan. Petugas kemudian melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan BPBD Brebes, saksi di lokasi, serta unsur terkait lainnya.
Baca juga: Festival Kentongan Purbalingga 2026 Meriah, Citra Nada Sabet Juara 1
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Bangunan tua Gedung Hogwa mendadak runtuh dan materialnya menghantam tiga rumah warga yang berada di sekitar bangunan tersebut. Ketiga rumah yang terdampak diketahui milik Sariman (42), Narto (46), dan Imam (38).
Korban Tertimbun Reruntuhan Gedung
Mendapat laporan masih adanya kemungkinan korban tertimbun, BPBD Brebes Pos Bumiayu meminta bantuan Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Brebes. Operasi pencarian kemudian dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur.
Petugas menyisir area reruntuhan sekaligus membuka akses di antara material bangunan untuk menemukan korban yang diduga masih tertimbun. Upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 13.40 WIB. Kajat, warga Desa Dukuhturi berusia 83 tahun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Bumiayu untuk proses penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya Kajat, seluruh korban yang dilaporkan dalam kejadian tersebut berhasil ditemukan. Total tiga orang meninggal dunia, yakni Kinarian Yusfina (8), Kinara Nafasya Jeslyn (4), dan Kajat (83). Ketiganya tercatat sebagai warga Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Baca juga: UMP Gelar Purwokerto Village Run 2026, Pelari Diajak Nikmati Alam dan Budaya Banyumas
Dalam proses evakuasi, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya satu unit Rescue Car Compartment, satu unit excavator PUPR Brebes, peralatan ekstrikasi, peralatan medis, serta tiga set alat komunikasi.
“Dengan telah ditemukannya korban terakhir dan seluruh proses pencarian serta evakuasi selesai dilaksanakan, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, relawan, serta masyarakat yang telah membantu selama proses penanganan,” kata Komandan Unit SAR Brebes, Syaeful Anwar. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.