ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Tekanan darah atau tensi yang tiba-tiba meningkat sering membuat seseorang panik. Kondisi ini sebaiknya tidak dianggap sepele, terlebih jika tekanan darah tinggi terjadi berulang kali.
Hipertensi dikenal sebagai salah satu kondisi yang sering tidak menimbulkan gejala jelas. Karena itu, memeriksa tekanan darah secara rutin menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi tubuh.
Jangan Langsung Panik
Ketika hasil pengukuran menunjukkan tekanan darah tinggi, sebaiknya jangan langsung panik. Duduk dan beristirahat sejenak dalam posisi nyaman, kemudian lakukan pengukuran ulang dengan teknik yang benar.
Hindari terlebih dahulu aktivitas berat, rokok, minuman berkafein, atau hal lain yang dapat membuat tekanan darah semakin meningkat.
Baca juga: Rutin Makan Buah Setiap Pagi? Ini yang Bisa Terjadi pada Tubuh
Kurangi Garam
Salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan adalah konsumsi garam. Terlalu banyak natrium dapat meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang.
Kurangi makanan yang tinggi garam, seperti makanan olahan, makanan instan, camilan asin, serta makanan yang banyak menggunakan saus atau penyedap.
Sebaliknya, perbanyak konsumsi sayuran, buah, biji-bijian utuh, dan sumber protein yang lebih sehat.
Aktif Bergerak
Baca juga: Telinga Terasa Kotor Langsung Dikorek? Hati - hati, Cutton Bud Bisa Bikin Masalah
Olahraga teratur juga membantu menjaga tekanan darah. Tidak harus selalu melakukan olahraga berat. Jalan kaki, bersepeda, berenang, atau aktivitas fisik lainnya dapat menjadi pilihan.
Yang terpenting adalah dilakukan secara rutin dan disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Kelola Berat Badan dan Stres
Berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Menjaga berat badan tetap sehat dapat membantu mengendalikan tekanan darah.
Selain itu, stres berkepanjangan juga perlu dikelola. Tidur cukup, melakukan aktivitas yang menyenangkan, latihan pernapasan, atau meluangkan waktu untuk beristirahat dapat membantu tubuh lebih rileks.
Baca juga: Harus Bergadang? Ini Tips Aman Buatmu yang Harus Melek Tengah Malam
Jangan Sembarangan Menghentikan Obat
Bagi orang yang telah mendapatkan obat hipertensi dari dokter, obat sebaiknya dikonsumsi sesuai petunjuk. Jangan menghentikan atau mengubah dosis hanya karena tekanan darah sudah terasa lebih baik.
Jika tekanan darah tetap tinggi meski sudah melakukan perubahan pola hidup dan minum obat sesuai resep, konsultasikan kembali dengan tenaga medis.
Jika tekanan darah sangat tinggi dan disertai nyeri dada, sesak napas, kebingungan, kelemahan atau mati rasa mendadak, gangguan penglihatan, atau kesulitan berbicara, segera cari pertolongan medis darurat.
Menurunkan tensi bukan hanya soal mencari cara agar angka pada alat ukur kembali normal. Yang lebih penting adalah mengendalikan tekanan darah secara konsisten untuk menurunkan risiko komplikasi pada jantung, otak, ginjal, dan organ lainnya. (*)
Baca juga: Jangan Sepelekan! Merokok Sambil Berkendara Bisa Bikin Celaka
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.