Tribun Penonton Speed Fest di GOR Satria Purwokerto Ambruk, 75 Orang Terluka

Caption Foto : Proses evakuasi para korban ambruknya tribun di GOR Satria Purwokerto, Minggu (26/7/2026). (Foto : Hermiana E. Effendi).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Insiden ambruknya tribun penonton mewarnai penyelenggaraan Speed Fest sekaligus Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift 2026 di kawasan GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (26/7/2026). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu mengakibatkan puluhan penonton mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.

Sesaat setelah kejadian, suasana di sekitar lokasi berubah menjadi pusat evakuasi. Puluhan ambulans berdatangan untuk mengangkut korban, sementara petugas gabungan yang terdiri atas kepolisian, tenaga kesehatan, relawan, hingga panitia bekerja sama mengevakuasi para korban dari area tribun menuju rumah sakit.

Aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian guna mempermudah proses penyelamatan sekaligus mengantisipasi kerumunan penonton. Tim medis juga melakukan pemeriksaan awal terhadap korban sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengungkapkan, jumlah korban yang terdampak dalam insiden tersebut mencapai 75 orang. Korban terdiri atas mereka yang mengalami luka ringan maupun luka berat.

"Korban mencapai 75 orang, terdiri dari korban luka berat dan luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit di Purwokerto," kata Sadewo.

Baca juga: Pelemparan Kereta Api di Daop 5, KAI Soroti Aksi Berbahaya yang Masih Terjadi

Menurutnya, para korban saat ini dirawat di berbagai rumah sakit, di antaranya RST Wijaya Kusuma (DKT), RS Elisabeth Purwokerto, RS Orthopaedi Purwokerto, RS Geriatri, RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, RS Ananda, serta beberapa rumah sakit lainnya yang turut membantu penanganan korban.

Caption : Caption Foto : Situasi indoor GOR Satria Purwokerto sesaat setelah ambruknya tribun penonton, Minggu (26/7/2026). (Foto : Hermiana E. Effendi).

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Bupati Banyumas bersama tim penyelenggara mendatangi satu per satu rumah sakit yang menerima pasien. Langkah tersebut dilakukan guna memantau langsung kondisi korban sekaligus memastikan seluruh kebutuhan medis dapat dipenuhi.

"Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama penyelenggara terus memonitor penanganan para korban agar seluruh pasien memperoleh pelayanan kesehatan secara maksimal," ujar Sadewo.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab ambruknya tribun penonton masih dalam proses penyelidikan. Aparat kepolisian bersama pihak terkait telah melakukan pendataan serta mengumpulkan keterangan di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. (*)

Baca juga: Meresahkan Warga, Polisi Evakuasi ODGJ di Buayan ke Rumah Sakit

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: