ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah menegaskan keberadaan Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, tetapi menjadi strategi besar untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi di Indonesia. Karena itu, para Kepala Sekolah Rakyat dituntut mampu menjadi pemimpin yang menggerakkan perubahan sosial melalui dunia pendidikan.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono saat menutup Rapat Konsolidasi dan Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 secara daring dari Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Agus Jabo mengatakan, para kepala sekolah memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar dibandingkan menjalankan administrasi pendidikan. Mereka diharapkan mampu membangun harapan baru bagi anak-anak dari keluarga miskin agar memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.
"Hari ini menjadi momentum bersejarah karena kita memulai langkah besar untuk menghadirkan pendidikan yang benar-benar mampu mengubah kehidupan anak-anak yang selama ini belum memperoleh kesempatan yang setara," katanya.
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dirancang sebagai solusi nyata dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Baca juga: Mahasiswa FEBI UIN Saizu Raih Kesempatan Magang Internasional di IMUN
Ia menilai pendidikan menjadi instrumen paling efektif untuk mengakhiri siklus kemiskinan yang selama ini diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena itu, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi jembatan yang membuka jalan menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
"Negara membangun Sekolah Rakyat sebagai jembatan emas agar anak-anak dari keluarga miskin dapat menyeberangi berbagai keterbatasan menuju masa depan yang lebih cerah," ujarnya.
Generasi yang Mampu Memutus Rantai Kemiskinan
Agus Jabo menjelaskan, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari proses belajar mengajar, tetapi juga dari kemampuan sekolah melahirkan generasi yang mampu meningkatkan kualitas hidup keluarganya dan memutus rantau kemiskinan. Ia berharap setiap anak mendapatkan pendampingan sesuai cita-cita masing-masing, baik yang ingin menjadi tenaga kesehatan, anggota TNI, polisi, wirausahawan maupun profesi lainnya.
"Kita harus memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk meraih impiannya. Mereka harus kita dampingi hingga mampu mencapai masa depan yang mereka cita-citakan," tegasnya.
Baca juga: Doktor Ke-92 UIN Saizu Purwokerto Teliti Internalisasi Nilai Humanistik dalam Kurikulum Merdeka
Sebagai sekolah berasrama dengan fasilitas yang modern, Agus Jabo meminta seluruh kepala sekolah mengelola sarana dan prasarana secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Menurutnya, fasilitas yang disediakan negara merupakan amanah yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang mengedepankan disiplin, integritas, gotong royong, pelayanan, dan kolaborasi agar lingkungan Sekolah Rakyat menjadi tempat tumbuhnya karakter generasi muda.
Menjelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Agus Jabo berharap seluruh kepala sekolah menjadikan momentum tersebut sebagai awal pembentukan budaya sekolah yang positif sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan pendidikan.
Di akhir arahannya, Agus Jabo memberikan motivasi kepada seluruh kepala sekolah agar menjalankan amanah tersebut dengan penuh dedikasi. Ia menyebut para kepala sekolah sebagai pejuang yang berada di garis depan dalam upaya membebaskan masyarakat dari kemiskinan melalui pendidikan.
"Kalian adalah patriot pembebas kemiskinan. Jadilah pelita harapan bagi anak-anak Indonesia agar mereka mampu meraih kehidupan yang lebih baik," katanya.
Baca juga: Buka MPLS Ramah 2026, Sekda Banyumas Tegaskan Tak Ada Lagi Perundungan di Sekolah
Ia pun mengajak seluruh jajaran Sekolah Rakyat membuktikan bahwa pendidikan mampu menjadi kekuatan utama dalam mengubah masa depan masyarakat kurang mampu sekaligus mempersempit kesenjangan sosial di Indonesia.
"Mari kita buktikan bahwa kemiskinan dapat dikalahkan melalui pendidikan. Sekolah Rakyat harus menjadi jalan perubahan bagi anak-anak dan keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan," pungkasnya. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.