Banner Utama

Tips Jogging yang Benar: Mulai dari Pemanasan, Teknik Lari hingga Pendinginan

Olahraga
By Redaksi Orbit-News.com  —  On May 20, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Jogging menjadi salah satu olahraga paling mudah dilakukan dan banyak dipilih untuk menjaga kebugaran tubuh. Meski terlihat sederhana, aktivitas lari santai ini memiliki banyak manfaat, mulai dari membantu membakar kalori, meningkatkan massa otot, mengurangi lemak tubuh, hingga menjaga kesehatan jantung.

Bahkan, jogging dinilai efektif membantu mengurangi lemak di area perut jika dilakukan secara rutin dan dibarengi pola hidup sehat. Namun, agar manfaatnya maksimal, teknik dan persiapan sebelum jogging juga perlu diperhatikan.

Pastikan Menggunakan Sepatu Lari yang Nyaman

Pemilihan sepatu menjadi hal penting sebelum memulai jogging. Gunakan sepatu lari yang sesuai ukuran kaki dan nyaman saat digunakan. Sepatu yang tepat dapat membantu mengurangi tekanan pada kaki sekaligus menurunkan risiko cedera.

Jika sepatu yang biasa digunakan mulai terasa tidak nyaman, bantalannya menipis, atau kondisinya sudah rusak, sebaiknya segera menggantinya agar aktivitas jogging tetap aman.

Baca juga: Tidar Borobudur 10K 2026 Sedot 8.000 Peserta, Sport Tourism Magelang Diprediksi Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Gunakan Pakaian Olahraga yang Nyaman

Selain sepatu, pakaian juga berpengaruh terhadap kenyamanan saat berlari. Pilih pakaian berbahan yang mudah menyerap keringat seperti katun, spandex, atau poliester agar tubuh tetap nyaman selama berolahraga.

Bagi pria, kaus dan celana olahraga sudah cukup digunakan saat jogging. Sedangkan wanita dapat memakai legging dan sport bra agar pergerakan lebih leluasa.

Pilihan Lokasi Jogging yang Tepat

Lokasi jogging juga perlu diperhatikan. Pilih area yang aman dan nyaman seperti taman, lapangan olahraga, atau jalur jogging track dengan permukaan rata dan tidak licin.

Baca juga: Geopark Run Series 2026-2027 Segera Digelar, Kemenpar Dorong Sports Tourism dan Ekonomi Daerah Lewat Destinasi Geopark

Mengganti rute sesekali dapat membantu menjaga semangat saat berolahraga dan menghindari rasa bosan. Banyak orang memilih jogging pada pagi hari karena udara masih segar dan dapat membantu meningkatkan energi untuk menjalani aktivitas.

Konsumsi Makanan Sebelum Jogging

Tubuh membutuhkan energi yang cukup sebelum berolahraga. Jika berencana melakukan jogging dalam waktu cukup lama, disarankan mengonsumsi makanan bernutrisi sekitar tiga jam sebelumnya. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein sebagai sumber energi. Hindari makanan tinggi lemak dan terlalu banyak serat karena bisa membuat perut terasa tidak nyaman saat berlari.

Selain itu, pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan minum air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi.

Lakukan Pemanasan Sebelum Berlari

Baca juga: 7 Manfaat Treadmill untuk Kesehatan: Bantu Turunkan Berat Badan hingga Kurangi Stres

Pemanasan penting dilakukan sebelum jogging untuk mengurangi risiko cedera, kram, maupun keseleo. Luangkan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit agar tubuh lebih siap menerima aktivitas fisik. Pemanasan bisa dilakukan dengan mengayunkan kaki ke depan dan belakang, memutar pergelangan kaki, berjalan santai, atau mengangkat lutut setinggi pinggang.

Kombinasi Jalan Kaki dan Lari untuk Pemula

Bagi pemula, tidak disarankan langsung berlari dalam waktu lama. Tubuh membutuhkan proses adaptasi agar otot dan persendian tidak terlalu terbebani. Anda bisa memulai dengan berjalan santai selama beberapa menit, kemudian berlari ringan selama satu menit dan dilanjutkan berjalan selama tujuh menit. Pola ini dapat diulang beberapa kali sesuai kemampuan tubuh. Metode kombinasi jalan kaki dan lari membantu menjaga stamina, mencegah kelelahan berlebihan, serta mengurangi risiko cedera.

Pendinginan Setelah Jogging Jangan Dilewatkan

Setelah selesai berlari, tubuh perlu menyesuaikan diri kembali ke kondisi normal. Karena itu, lakukan pendinginan dengan berjalan santai selama lima hingga sepuluh menit. Setelahnya, lanjutkan dengan peregangan ringan pada kaki, tangan, dan leher. Pendinginan membantu menormalkan detak jantung dan pernapasan secara bertahap. Jangan lupa memenuhi kembali cairan tubuh dengan minum air putih setelah berolahraga.

Baca juga: Tak Suka Karate Saat Kecil, Mahasiswi Unsoed Bella Kartika Kini Raih Juara di Sunan Kalijaga Cup XIII 2026

Jogging tidak harus dilakukan setiap hari karena tubuh tetap memerlukan waktu istirahat untuk pemulihan otot. Frekuensi yang disarankan yaitu sekitar dua hingga tiga kali dalam seminggu dengan total durasi sekitar satu hingga dua setengah jam setiap minggu. Dengan teknik yang benar dan dilakukan secara konsisten, jogging dapat menjadi cara sederhana untuk menjaga kesehatan, meningkatkan stamina, serta membantu mengontrol berat badan.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: