ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Semangat berbagi masyarakat Indonesia pada Iduladha 1447 Hijriah kembali menunjukkan kekuatan luar biasa. Sebanyak 2.032.753 ekor hewan kurban berhasil didistribusikan melalui masjid-masjid di seluruh Indonesia, dengan nilai ekonomi diperkirakan mencapai Rp18,28 triliun. Selain menjadi wujud ketaatan beribadah, kurban tahun ini juga memberikan dampak besar terhadap penguatan ekonomi peternak serta pemerataan akses gizi masyarakat.
Dari data Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama (Kemenag), total hewan kurban yang disembelih pada Iduladha tahun ini terdiri dari 676.866 ekor sapi dan 1.355.887 ekor kambing yang tersebar di berbagai daerah di Tanah Air.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat menyebut, tingginya jumlah hewan kurban menjadi indikator kuatnya kepedulian sosial umat Islam Indonesia.
"Pelaksanaan kurban tahun ini menunjukkan partisipasi umat Islam yang sangat baik. Lebih dari dua juta hewan kurban tersebar di berbagai masjid di Indonesia. Ini bukan hanya bentuk ketaatan dalam beribadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama," jelasnya.
Menurutnya, ibadah kurban memiliki manfaat yang jauh melampaui aspek ritual keagamaan. Distribusi daging kurban mampu menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses sumber protein hewani. Karena itu, Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Nilai Ekonomi Kurban Tembus Rp18 Triliun
Selain memberikan dampak sosial, pelaksanaan kurban tahun ini juga menggerakkan roda perekonomian nasional. Berdasarkan estimasi harga hewan kurban yang digunakan Baznas, yakni sekitar Rp21 juta per ekor sapi dan Rp3 juta per ekor kambing, total nilai ekonomi kurban tahun ini diperkirakan mencapai Rp18,28 triliun. Dari angka tersebut, kontribusi sapi kurban mencapai sekitar Rp14,21 triliun, sementara kambing kurban menyumbang sekitar Rp4,07 triliun.
Besarnya perputaran dana tersebut memberikan manfaat ekonomi bagi berbagai sektor, mulai dari peternak, pedagang hewan, penyedia pakan, jasa transportasi, hingga masyarakat penerima manfaat yang memperoleh daging kurban secara gratis.
Berdasarkan perhitungan Baznas, sapi kurban rata-rata memiliki bobot 220 hingga 250 kilogram, sedangkan kambing berkisar 27 hingga 29 kilogram. Dengan asumsi tingkat karkas sekitar 50 persen untuk sapi dan 45 persen untuk kambing, lebih dari dua juta hewan kurban yang disembelih pada Iduladha 1447 H diperkirakan menghasilkan sekitar 96,27 ribu ton daging dan karkas yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat di berbagai daerah. Jumlah tersebut menjadi kontribusi penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat, khususnya bagi kelompok ekonomi rentan. (*)
Baca juga: Jelang Pengadaan 2026, Gus Ipul Tegaskan Tidak Ada Tempat Aman bagi Pelaku Korupsi di Kemensos
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.