Banner Utama

BGN Bantah Isu Penghentian Dana MBG, Nanik Deyang Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan

Nasional
By Ariyani  —  On Jun 05, 2026
Caption Foto : Kepala BGN, Nanik S. Deyang. (Foto : Dok. BGN).

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan normal di seluruh Indonesia dan tidak ada kebijakan penghentian operasional dapur maupun layanan program tersebut. Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi yang mengklaim penyaluran dana MBG dihentikan karena keterbatasan anggaran.

Kepala BGN, Nanik S. Deyang menegaskan, kabar mengenai penghentian operasional dapur MBG tidak berasal dari lembaganya dan merupakan informasi yang menyesatkan. Menurutnya, hingga saat ini seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap menjalankan tugasnya dalam menyalurkan manfaat program kepada masyarakat.

"Informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG tidak benar. Tidak pernah ada kebijakan ataupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian layanan tersebut," tegasnya.

Nanik menjelaskan, Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis nasional saat ini masih terus berlangsung dan bahkan diperluas jangkauannya ke berbagai daerah. Karena itu, masyarakat maupun mitra pelaksana diminta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Baca juga: Iduladha 1447 H Cetak Rekor, Lebih dari 2 Juta Hewan Kurban Tersebar di Indonesia dengan Nilai Ekonomi Rp18,28 Triliun

Menurutnya, dalam pelaksanaan program berskala nasional, dinamika administrasi dan proses pencairan anggaran merupakan hal yang wajar. Namun kondisi tersebut tidak berdampak pada komitmen pemerintah untuk memastikan layanan MBG tetap tersedia bagi para penerima manfaat.

Merujuk Informasi Resmi BGN

Nanik menegaskan seluruh mitra pelaksana, mulai dari yayasan, pengelola SPPG, pemasok bahan pangan, hingga pihak terkait lainnya, harus merujuk pada informasi resmi yang diterbitkan lembaga. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu pelaksanaan program di lapangan.

Nanik juga meminta setiap kendala yang muncul selama pelaksanaan program segera dikomunikasikan melalui mekanisme resmi yang telah disediakan BGN. Ia menekankan bahwa keputusan operasional tidak boleh didasarkan pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

"Jika terdapat persoalan di lapangan, kami meminta seluruh mitra untuk berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menggunakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan keputusan," katanya.

Baca juga: Jelang Pengadaan 2026, Gus Ipul Tegaskan Tidak Ada Tempat Aman bagi Pelaku Korupsi di Kemensos

Lebih lanjut, Nanik memastikan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna menjaga kelancaran distribusi makanan bergizi kepada masyarakat. Pengawasan juga dilakukan untuk memastikan kualitas layanan tetap sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Di tengah maraknya informasi yang beredar di media sosial, Nanik mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi terkait Program Makan Bergizi Gratis. Ia menilai penyebaran hoaks dapat menimbulkan kebingungan dan keresahan di tengah masyarakat yang menjadi penerima manfaat program.

"Prioritas kami adalah memastikan layanan MBG tetap berjalan dan seluruh penerima manfaat mendapatkan haknya. Kami mengajak semua pihak bersama-sama menangkal disinformasi agar program ini dapat berjalan optimal," pungkasnya. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: