ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, kemampuan mengelola keuangan dan memanfaatkan teknologi menjadi bekal penting bagi generasi muda. Menyadari hal tersebut, Prudential Syariah terus berkomitmen meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui berbagai program edukasi, salah satunya dengan menggelar Seminar Nasional bertajuk “Membangun Generasi Kreatif dan Inovatif di Era Ekonomi Digital” di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. KH. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai ekonomi kreatif, digital marketing, serta pentingnya perencanaan dan perlindungan keuangan sejak usia muda. Seminar menghadirkan sejumlah praktisi dan akademisi yang membagikan pengalaman serta pengetahuan sesuai dengan kebutuhan generasi Z yang tumbuh di era serba digital.
Creative Lead Prudential Syariah, Aditya Yosi, menjelaskan bahwa kemampuan membuat konten yang efektif kini menjadi salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan. Dalam sesi materinya, ia mengupas berbagai strategi pembuatan konten digital yang menarik dan mampu menjangkau audiens secara optimal.
“Mahasiswa kami ajak memahami bagaimana membuat konten yang efektif untuk kebutuhan pemasaran digital, mulai dari penggunaan hirarki visual, penempatan warna, hingga konsistensi logo. Keterampilan ini sangat relevan karena saat ini hampir seluruh aktivitas bisnis telah terhubung dengan dunia digital,” jelas Aditya.
Selain membahas strategi pemasaran digital, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan finansial bagi diri sendiri dan keluarga. Materi tersebut disampaikan oleh Digital Marketing Prudential Syariah, M. Dafa Hammam, yang menekankan bahwa perencanaan keuangan tidak hanya berfokus pada investasi dan tabungan, tetapi juga perlindungan terhadap berbagai risiko kehidupan.
Corporate Communication Prudential, Alizka, mengungkapkan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Prudential Syariah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keuangan syariah.
Sejak tahun 2025, Prudential Syariah telah menjalin kerja sama dengan UIN Saizu Purwokerto dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) untuk memperkuat literasi serta inklusi keuangan syariah di lingkungan kampus.
“Prudential tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga aktif melakukan edukasi kepada berbagai lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa, pelaku UMKM, perempuan, dan komunitas lainnya. Literasi keuangan menjadi bekal penting agar masyarakat mampu mengambil keputusan finansial yang lebih bijak,” ujarnya.
Menurut Alizka, perempuan juga memiliki peran strategis dalam mengelola keuangan keluarga. Karena itu, peningkatan literasi keuangan di kalangan perempuan menjadi salah satu fokus penting dalam berbagai program edukasi yang dijalankan perusahaan.
Baca juga: Polres Kebumen Bongkar Jaringan Narkoba, Sita 38 Gram Sabu dan Ekstasi
Mendukung Arahan OJK dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dalam seminar tersebut, Prudential juga menggandeng Owner FP One Purwokerto, Kartika Widjaya. Kartika menyatakan apresiasinya atas acara tersebut. Menurutnya, langkah Prudential Syariah sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
Menurut Kartika, perubahan dunia usaha yang berlangsung sangat cepat membuat generasi muda membutuhkan pendampingan dan wawasan yang memadai agar mampu melihat peluang bisnis secara tepat.
“Saat ini banyak mahasiswa yang memiliki semangat berwirausaha, tetapi belum memiliki peta bisnis yang jelas. Karena itu, mereka membutuhkan mentoring dan edukasi agar tidak salah langkah dalam memulai usaha,” katanya.
Baca juga: Jawa Tengah Cetak Sejarah, Pendidikan Koperasi Resmi Diterapkan dari SD hingga SMA
Kartika menambahkan, peluang bisnis tetap terbuka lebar meskipun kondisi ekonomi sedang menghadapi berbagai tantangan. Dengan pemahaman yang tepat, generasi muda dapat memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk menciptakan peluang usaha baru yang produktif.
Sebagai pelaku bisnis yang telah bergabung dengan FP One selama 15 tahun, Kartika menilai usia muda merupakan modal besar untuk membangun masa depan yang lebih baik. Menurutnya, literasi keuangan yang kuat akan membantu generasi muda mengelola pendapatan, mengembangkan usaha, serta merencanakan masa depan dengan lebih matang.
“Kesadaran mengenai perencanaan keuangan, termasuk perlindungan melalui asuransi, seharusnya sudah mulai dibangun sejak dini. Ketika seseorang mampu mengelola pengeluarannya dengan bijak dan mengalokasikan sebagian dana untuk perlindungan jangka panjang, maka stabilitas keuangan akan lebih mudah tercapai,” ungkapnya.
Selain menghadirkan para narasumber dari Prudential Syariah, seminar ini juga menghadirkan Founder InfoPurwokerto, Irfan Bahtiar, Pebisnis Uba Uhud Internasional M. Noor Fahmi, serta Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Saizu Purwokerto, Mahardika Cipta Raharja.
Melalui kegiatan ini, Prudential Syariah berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya literasi keuangan, mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital, serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan masa depan dengan perencanaan keuangan yang lebih baik dan berkelanjutan. (*)
Baca juga: Pemutakhiran Data Parpol 2026 Dibuka, KPU Banyumas Ingatkan Batas Waktu SIPOL 25 Juni
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.