Banner Utama

Soft Launching KDMP Serentak, Banyumas Targetkan Koperasi Desa Jadi Penopang Ekonomi Rakyat

Berita Advertorial
Caption Foto : Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono memberikan sambutan di acara peluncuran KDMP, Sabtu (16/5/2026). (Foto : Hermiana E. Effendi).

ORBIT-NEWSCOM, BANYUMAS — Presiden Prabowo Subianto meluncurkan soft launching nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara serentak di berbagai daerah Indonesia, Sabtu (16/5/2026). Di Kabupaten Banyumas, program tersebut disambut optimistis sebagai langkah memperkuat ekonomi desa sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Bupati Sadewo Tri Lastiono menegaskan keberadaan KDMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Menurutnya, koperasi harus dikelola secara profesional agar mampu berkembang sehat dan memberi manfaat nyata bagi warga.

“KDMP harus menjadi penggerak ekonomi desa dan dijalankan secara profesional,” kata Sadewo.

Sebanyak 30 kendaraan operasional berupa truk dan mobil pikap untuk mendukung aktivitas koperasi desa telah disalurkan.  Menurut Sadewo, saat ini pembangunan KDMP di Banyumas terus berjalan. Dari total 172 titik yang direncanakan, sebagian besar sudah memasuki tahap operasional maupun penyelesaian pembangunan.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pengelolaan koperasi dilakukan dengan pengawasan ketat dan pendampingan profesional agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Sadewo juga meminta KDMP tidak terlalu berfokus pada sektor simpan pinjam karena dinilai rawan memunculkan persoalan pengembalian pinjaman.

Baca juga: Ritual Sakral Api Dharma Waisak 2026 Digelar di Candi Mendut, Simbol Cahaya Kebijaksanaan Umat Buddha

“Biasanya banyak yang ingin meminjam tetapi tidak disiplin mengembalikan,” katanya.

Caption : Caption Foto : Soft launching KDMP serentak, Sabtu (16/5/2026). (Foto : Hermiana E. Effendi).

Operasional Serenkan 41 KDMP di Banyumas

Sementara itu, Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Lukman Hakim, mengatakan soft launching KDMP yang dilaksanakan saat ini merupakan bagian dari operasionalisasi serentak secara nasional. Menurutnya, di Kabupaten Banyumas terdapat 41 titik KDMP yang mulai dioperasionalkan pada hari yang sama.

“Hari ini operasionalisasi dilakukan serentak secara nasional. Untuk Banyumas ada 41 titik yang mulai berjalan,” jelasnya.

Baca juga: Polresta Banyumas Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Ganja, Pengedar Asal Wangon Dibekuk

Lebih lanjut Danrem mengatakan, pembangunan KDMP di Banyumas terus dipercepat. Dari total 172 titik yang direncanakan, sebanyak 83 titik disebut telah selesai 100 persen. Ditargetkan seluruh pembangunan KDMP di Banyumas dapat rampung pada akhir Juli 2026. Ia berharap KDMP yang telah lebih dulu beroperasi dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan koperasi berbasis masyarakat.

“Yang sudah berjalan ini diharapkan menjadi pionir bagi desa lainnya,” katanya.

Caption : Caption Foto : Supermarket KDMP Kaliori siap beroperasi. (Foto : Hermiana E. Effendi).

KDMP Kaliori

Salah satu KDMP yang mulai menarik perhatian masyarakat berada di Desa Kaliori, Banyumas. Meski belum seluruh layanan tersedia, keberadaan koperasi tersebut mulai dilirik warga sebagai alternatif tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Ahmad Luthfi Ajak Semua Elemen Bergerak Cegah Kekerasan di Pesantren

Warga Desa Kaliori, Salamah (60), mengaku tertarik berbelanja di KDMP apabila harga barang yang dijual lebih murah dibanding warung biasa.

“Kalau nanti lebih murah dan barangnya lengkap, saya ingin belanja di sini,” ujarnya.

Menurut Salamah, kebutuhan rumah tangga seperti sabun, sembako, dan perlengkapan harian menjadi barang yang paling sering dibeli masyarakat.

Di sisi lain, pengurus Bidang Keanggotaan KDMP Kaliori, Joko Wasisno, mengatakan saat ini pengelola masih menyelesaikan berbagai persiapan agar seluruh unit layanan koperasi dapat segera berjalan optimal. Untuk tahap awal, layanan supermarket menjadi fasilitas pertama yang siap digunakan masyarakat. Sedangkan layanan kesehatan seperti klinik dan apotek masih dalam tahap persiapan.

“Yang sudah siap sementara supermarket. Untuk klinik dan apotek masih diproses,” ucap Joko.

Baca juga: Rumah di Kemranjen Banyumas Ludes Dibakar, Pelaku Diduga Anak Kandung yang Alami Gangguan Jiwa

Selain perdagangan kebutuhan pokok, KDMP Kaliori juga diproyeksikan menjadi pusat pengembangan usaha berbasis hasil pertanian masyarakat. Salah satu komoditas yang mulai dipersiapkan ialah ubi ungu hasil produksi petani lokal.

“Kalau produksi petani sudah maksimal, hasil bumi seperti ubi ungu akan kami kembangkan,” jelasnya.

Saat ini jumlah anggota KDMP Kaliori telah mencapai lebih dari 100 orang. Pengurus berharap jumlah tersebut terus bertambah seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap koperasi desa.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: