ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifudin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Strategi Media Relation dalam Meningkatkan Citra Perguruan Tinggi di Media” pada Rabu (13/5/2026) di Gedung Rektorat UIN Saizu.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. H. Ridwan, M.Ag, jajaran pimpinan kampus, akademisi, serta puluhan awak media dari berbagai platform cetak, online, hingga elektronik.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof Ridwan menyampaikan, kampus terus memperkuat program internasionalisasi sebagai bagian dari peningkatan reputasi akademik di tingkat global.
“Kita masih mengusung penguatan internasionalisasi dalam bentuk rekognisi dari lembaga dunia yang kemudian memberikan pengakuan terhadap reputasi akademik kampus,” katanya.
Menurutnya, berbagai capaian internasional menjadi salah satu langkah strategis UIN Saizu untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi sekaligus memperkuat citra positif di masyarakat.
Baca juga: Polresta Banyumas Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Ganja, Pengedar Asal Wangon Dibekuk
Tantangan AI
Sementara itu, praktisi jurnalistik sekaligus dosen UIN Saizu, Lilik Darmawan, memaparkan tantangan dan peluang dunia jurnalistik di era kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Ia menyebut perkembangan AI saat ini semakin masif dan mulai memengaruhi pola kerja media. Berdasarkan survei Reuters Institute dan Oxford tahun 2025, penggunaan AI di masyarakat telah mencapai 9 persen dan diperkirakan terus meningkat seiring perkembangan teknologi.
Meski demikian, Lilik menegaskan bahwa peran jurnalis tetap tidak dapat digantikan oleh AI, terutama dalam proses peliputan dan penggalian informasi langsung dari narasumber.
“Peran jurnalis atau manusia tidak dapat digantikan AI. Untuk mendapatkan informasi dari narasumber, jurnalis harus melakukan wawancara dan itu tidak dapat dilakukan AI,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan AI justru dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk mempermudah pekerjaan jurnalistik selama digunakan secara bijak dan sesuai kebutuhan.
Baca juga: Dua Sekolah Muhammadiyah Masuk SMA Unggul Garuda 2026, Bukti Mutu Pendidikan Kian Diakui Nasional
Dalam sesi diskusi, sejumlah awak media juga menyampaikan berbagai masukan kepada pihak kampus, termasuk terkait respons UIN Saizu terhadap pemberitaan negatif yang sempat beredar di masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor III UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. H. Sunhaji, M.Ag, menegaskan bahwa pihak kampus tidak tinggal diam terhadap setiap persoalan internal yang muncul.
“Kami tidak berdiam diri. Apabila ada kasus, pasti langsung kami tindak lanjuti. Hanya saja tidak selalu kami publikasikan secara luas. Yang penting kasus tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, pihak UIN Saizu Purwokerto menyatakan akan mengagendakan forum serupa secara rutin sebagai upaya memperkuat sinergi antara media dan dunia akademik. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang diskusi terbuka terkait berbagai isu pendidikan, sosial, maupun perkembangan informasi di masyarakat.
Baca juga: Rumah di Kemranjen Banyumas Ludes Dibakar, Pelaku Diduga Anak Kandung yang Alami Gangguan Jiwa
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.