Banner Utama

Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman, Yanuar Arif Wibowo Gaungkan Empat Pilar Kebangsaan di Banyumas

Politik
By Hermiana  —  On Apr 15, 2026
Caption Foto : Anggota DPR RI, Yanuar Arif Wibowo di acara sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Banyumas. (Foto ; Dok. Tim Yanuar).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Upaya memperkokoh nilai-nilai kebangsaan terus digencarkan di tengah tantangan sosial yang kian kompleks. Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VIII, Yanuar Arif Wibowo, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Banyumas,  dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Dalam paparannya, Yanuar menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa.

Ia menyoroti bahwa Indonesia dengan keragaman suku dan bahasa membutuhkan pemahaman kuat terhadap nilai persatuan agar tidak mudah terpecah oleh perbedaan. Menurutnya, semangat Bhinneka Tunggal Ika dan komitmen terhadap NKRI menjadi kunci menjaga harmoni sosial.

“Empat pilar ini bukan sekadar konsep, tetapi pedoman nyata dalam kehidupan berbangsa. Tanpa pemahaman yang kuat, kita akan mudah terpecah oleh isu-isu yang memecah belah,” kata Yanuar di hadapan peserta sosialisasi, Selasa (14/4/2026).

Landasan Demokrasi

Baca juga: Kasus Pelecehan di UI Jadi Sorotan, DPR Desak Evaluasi Menyeluruh Dunia Pendidikan dan Penguatan Perlindungan Korban

Selain itu, ia menekankan pentingnya Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan dalam menjalankan kehidupan demokrasi yang sehat. Pemahaman yang baik terhadap keduanya, lanjutnya, akan membuat masyarakat lebih bijak dalam menyikapi hoaks, ujaran kebencian, maupun isu SARA.

Yanuar juga mengingatkan bahwa penguatan Empat Pilar dapat menjadi benteng terhadap masuknya paham radikalisme dan ancaman disintegrasi bangsa. Masyarakat yang memiliki literasi kebangsaan yang baik dinilai lebih mampu memilah informasi serta menjaga persatuan.

“Kalau masyarakat memahami Empat Pilar, mereka tidak hanya jadi penonton, tetapi juga bisa ikut mengawal pembangunan agar tetap adil dan sesuai cita-cita bangsa,” tegasnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus ditanamkan sebagai bagian dari pembentukan karakter bangsa yang kuat dan tidak apatis.

Menutup kegiatan, Yanuar kembali mengingatkan pentingnya menjadikan Empat Pilar sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: DPR Soroti Lonjakan Harga Plastik, UMKM Tertekan Dampak Konflik Global

“Empat Pilar adalah rambu-rambu agar lebih dari 280 juta rakyat Indonesia bisa hidup damai, adil, dan tetap bersatu dalam satu negara,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, perwakilan perempuan, pemuda, hingga pelajar dan mahasiswa. Kehadiran lintas kelompok tersebut dinilai penting untuk memperluas pemahaman kebangsaan secara merata di tengah masyarakat.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: