Banner Utama

Jalur KA Prupuk–Linggapura Kembali Normal Bertahap Usai Perbaikan Jembatan, 13 Perjalanan Sempat Terdampak

Banyumas Raya Daerah
By Hermiana  —  On Apr 11, 2026
Caption Foto : Jalur kereta api (KA) di lintas Prupuk-Linggapura kembali normal,setelah penanganan darurat pada jembatan rel ganda selesai. (Foto : Dok. daop 5 Purwokerto).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO - Operasional perjalanan kereta api di lintas Prupuk–Linggapura kembali berangsur normal setelah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menyelesaikan penanganan darurat pada Jembatan Rel Ganda Bangunan Hikmat (BH) No. 1109. Jalur hulu yang sebelumnya ditutup kini sudah dapat dilalui kembali sejak pukul 16.20 WIB dengan pembatasan kecepatan.

Kereta pertama yang melintas pascaperbaikan adalah KA 162 Bangunkarta, yang melaju dengan kecepatan terbatas 20 km/jam sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap aman digunakan.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa proses pemulihan jalur masih dilakukan secara bertahap. Peningkatan kecepatan perjalanan akan dilakukan secara berkala seiring hasil pemantauan teknis di lapangan.

“Untuk sementara, pembatasan kecepatan masih diberlakukan sambil kami memastikan kondisi jembatan benar-benar stabil. Petugas juga terus melakukan pemantauan dan normalisasi lanjutan,” jelasnya.

Baca juga: Pengamanan Diperketat, Laga Persis vs Semen Padang di Manahan Digelar Tanpa Penonton

Sebelumnya, Daop 5 Purwokerto sempat menghentikan sementara operasional pada salah satu jalur di jembatan tersebut atau memberlakukan Semboyan 3 pada pukul 12.58 WIB. Langkah itu diambil setelah ditemukan adanya gangguan pada struktur hidraulika jembatan, termasuk bagian drempel, pilar, dan talud yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan.

Gangguan tersebut berdampak pada keterlambatan 13 perjalanan kereta api lintas selatan dan tengah, dengan durasi keterlambatan bervariasi mulai dari beberapa menit hingga hampir setengah jam.

Sejumlah perjalanan yang terdampak di antaranya KA Bengawan, Kamandaka, Argo Semeru, Bangunkarta, Manahan, hingga Sawunggalih, yang harus menyesuaikan perjalanan akibat pengaturan operasional di lokasi.

Meski demikian, KAI memastikan seluruh perjalanan tetap dikendalikan dengan mengutamakan aspek keselamatan. Petugas prasarana juga masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pengawasan ketat hingga kondisi jembatan kembali sepenuhnya normal.

“Kami memohon maaf atas keterlambatan yang terjadi dan ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan kereta api,” tutup As’ad.

Baca juga: Muhammadiyah Perkuat Peran Sosial di Batang, Siapkan Pembangunan Rumah Sakit dan Tekan Kesenjangan

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: