Banner Utama

Gelar Silaturahmi Kebangsaan, H. Wastam Ajak Warga Baturraden Perkuat Bhinneka Tunggal Ika di Momentum Imlek 2026

Banyumas Raya Politik
By Hermiana  —  On Mar 02, 2026
Caption Foto : Anggota MPR RI, H. Wastam S.E, S.H, M.H (tengah) menggelar silaturahmi kebangsaan dan sosialisasi empat pilar MPR RI di Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.(Foto : Dok. Tim Wastam).

ORBIT-NEWS.COM, BANYUMAS – Anggota MPR RI, H. Wastam S.E, S.H,  M.H menggelar kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini memanfaatkan momentum perayaan Tahun Baru Imlek untuk memperkuat nilai Bhinneka Tunggal Ika di tengah masyarakat.

Lebih dari 150 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari pemuda Karang Taruna, tokoh lintas agama, kader PKK, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Wastam menekankan bahwa perayaan Imlek memiliki makna simbolik yang kuat bagi kehidupan berbangsa di Indonesia. Ia mengibaratkan ragam ornamen Imlek sebagai refleksi keberagaman Indonesia yang tetap terikat dalam satu kesatuan.

“Lihatlah ornamen Imlek yang selalu hadir setiap tahun; warnanya kontras, bentuknya beragam, namun terikat dalam satu simpul yang kuat. Indonesia pun demikian. Jika simpul Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika kita longgar, maka bubarlah keindahan kita sebagai bangsa,” ucapnya, yang disambut tepuk tangan peserta.

Baca juga: Ambal Costume Carnival 2026 Meriahkan Ramadan, Ambalresmi Perkuat Identitas Desa Wisata

Wastam juga mengingatkan adanya tantangan baru yang dihadapi generasi muda pada era digital. Ia menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai “krisis jati diri” di kalangan generasi Z, yang dipicu oleh arus informasi tanpa filter serta maraknya praktik judi daring yang mulai merambah masyarakat pedesaan.

Diskusi berlangsung interaktif ketika peserta diberi ruang menyampaikan pertanyaan dan keresahan. Seorang pemuda desa, Satrio, menyinggung maraknya judi online di kalangan anak muda. Menanggapi hal itu, Wastam menegaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila sebagai benteng mental.

Menurutnya, nilai pada Sila Kedua dan Kelima mengajarkan bahwa kesejahteraan harus diraih melalui kerja keras, kreativitas, dan ekonomi produktif, bukan melalui jalan pintas yang berisiko merusak moral maupun kondisi ekonomi keluarga.

Caption : Caption Foto : Warga Desa Pandak, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas antusias mengikuti silaturahmi kebangsaan yang digelar anggota MPR RI, H.Wastam SE, SH, MH. (Foto : Dok. Tim Wastam).

Literasi Digital

Baca juga: Perkuat Toleransi di Momentum Imlek, Anggota MPR RI H. Wastam Soroti Ancaman Judi Daring

Isu literasi digital juga menjadi sorotan. Ibu Dwi, warga setempat, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap meningkatnya polarisasi di grup WhatsApp dan media sosial. Menanggapi hal tersebut, Wastam mendorong adanya gerakan “Ibu Melek Digital” agar para ibu rumah tangga memiliki kemampuan menyaring informasi dan menjadi penjaga utama arus informasi di lingkungan keluarga.

Selain itu, peran organisasi kemasyarakatan juga dibahas. Perwakilan GRIB Jaya, Hendrik, menyampaikan komitmen ormas dalam mengedepankan aksi sosial dan menjaga kondusivitas wilayah. Wastam menilai transformasi ormas menjadi agen perdamaian merupakan langkah penting untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Caption : Caption Foto : Lebih dari 150 warga Baturraden mengikuti acara silaturahmi kebangsaan dan sosialisasi empat pilar MPR RI. (Foto ; Dok. Tim Wastam).

Desa Pancasila

Sebagai tindak lanjut, forum ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis. Di antaranya usulan pembentukan “Desa Pancasila” di wilayah yang dinilai rawan konflik sebagai laboratorium kerukunan. Selain itu, pemerintah melalui kementerian terkait didorong mengintegrasikan etika digital dalam kurikulum lokal serta memperkuat pusat pelatihan UMKM guna mengalihkan energi generasi muda ke sektor produktif.

Baca juga: Bocah 9 Tahun Tenggelam di Sungai Tajum Banyumas Saat Memancing

Pada kesempatan tersebut, Wastam juga menyerahkan bantuan sembako kepada para peserta sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Meski jumlahnya terbatas, bantuan tersebut disambut antusias warga karena dinilai bermanfaat secara langsung.

Kegiatan ditutup dengan deklarasi bersama bertajuk “Banyumas Berdaulat Digital”. Dalam penutupnya, Wastam mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Imlek sebagai pengingat pentingnya merawat persatuan di tengah keberagaman.

“Jadikan perayaan Imlek tahun ini sebagai pengingat bahwa perbedaan adalah kekayaan, bukan ancaman. Empat Pilar adalah kompas kita. Tanpanya, kita akan tersesat di tengah badai disrupsi. Mari kita melangkah bersama menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.


Baca juga: Desa Wisata Pagak Banjarnegara Tawarkan Paket Lengkap Alam, UMKM, dan Eduwisata


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: