ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). memastikan layanan telekomunikasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta berada dalam kondisi optimal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus balik libur akhir tahun 2025/2026. Pergerakan penumpang diperkirakan memuncak hari ini, Minggu (4 /1/2026), seiring berakhirnya masa liburan.
Ketersediaan jaringan telekomunikasi menjadi faktor krusial di tengah meningkatnya aktivitas penumpang. Mulai dari akses informasi jadwal penerbangan, komunikasi dengan keluarga, pemesanan transportasi lanjutan, hingga transaksi non-tunai, seluruhnya bergantung pada konektivitas digital yang andal.
Untuk memastikan layanan tetap berjalan tanpa hambatan, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, melakukan peninjauan langsung ke Posko Monitoring Telekomunikasi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kepadatan jaringan selama arus balik jalur udara.
“Arus balik diprediksi meningkat pada akhir pekan ini, termasuk di bandara. Karena itu kami ingin memastikan jaringan telekomunikasi siap melayani kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Baca juga: Pariwisata Indonesia Tancap Gas Sepanjang 2025, Kunjungan Wisman dan Wisata Nusantara Melonjak
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kualitas layanan telekomunikasi terpantau stabil, khususnya di area-area strategis yang menjadi pusat aktivitas penumpang. Di Terminal 1, kecepatan internet tercatat berada pada kisaran 120 hingga 160 Mbps, dinilai cukup untuk mendukung berbagai aktivitas digital secara bersamaan.
Selain kualitas jaringan, pengawasan terhadap spektrum frekuensi juga menunjukkan hasil positif. Selama masa pemantauan, tidak ditemukan gangguan interferensi yang berpotensi menghambat layanan. Petugas infrastruktur digital pun disiagakan penuh untuk merespons cepat jika terjadi gangguan teknis.
Baca juga: Kapolri Beri Penghargaan dan Jalur Khusus bagi Atlet Peraih Medali SEA Games 2025
“Kami menerima laporan bahwa penggunaan spektrum frekuensi berjalan aman dan tidak ada interferensi. Kesiapan petugas di lapangan juga sangat baik,” ungkap Nezar.
Menurutnya, stabilitas jaringan telekomunikasi menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus balik. Konektivitas yang terjaga tidak hanya meningkatkan kenyamanan penumpang, tetapi juga meminimalkan potensi gangguan layanan di tengah lonjakan trafik.
Baca juga: Kementan Gerak Cepat Pulihkan Sektor Pertanian Terdampak Banjir
Komdigi memastikan pengawasan jaringan akan terus dilakukan hingga periode puncak arus balik berakhir. Fokus pengamanan telekomunikasi juga diterapkan di simpul-simpul transportasi utama lainnya demi memastikan masyarakat tetap terhubung selama perjalanan.
Baca juga: Menaker Dorong Sertifikasi Profesi Lebih Inklusif, Murah, dan Menjangkau Penyandang Disabilitas
Belum ada komentar.
Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.