KBBI Diperbarui, Ribuan Kosakata Baru Resmi Masuk Kamus

Nasional
By Ariyani  —  On Jan 12, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kembali mengalami pemutakhiran signifikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menambahkan 3.259 entri baru pada edisi pembaruan Oktober 2025. Dengan penambahan tersebut, total entri dalam KBBI kini mencapai 210.595 kosakata yang dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi KBBI Daring.

Pembaruan ini merupakan bagian dari agenda rutin Badan Bahasa yang dilakukan setiap enam bulan sekali. Langkah tersebut diambil untuk memastikan KBBI tetap relevan dengan perkembangan bahasa Indonesia yang terus bergerak seiring perubahan sosial, budaya, teknologi, dan kebiasaan berkomunikasi masyarakat.

Baca juga: Isra Mikraj Kenegaraan di Istiqlal: Menag Gaungkan Ekoteologi, Ajak Umat Jadikan Iman sebagai Fondasi Pelestarian Alam

Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menegaskan bahwa KBBI tidak semata-mata berfungsi sebagai kamus normatif yang mengatur benar dan salah penggunaan bahasa. Menurutnya, KBBI juga berperan sebagai kamus deskriptif yang mencatat kata sebagaimana digunakan penuturnya dalam kehidupan sehari-hari.

“KBBI adalah kamus besar yang kebesarannya ditunjukkan oleh keluasan cakupan kosakata, baik dari segi waktu, bidang, maupun ragam penggunaannya,” ujar Hafidz.

Baca juga: Kementan Gerak Cepat Pulihkan Sektor Pertanian Terdampak Banjir

Ia menjelaskan, tidak semua kata yang tercantum otomatis menjadi kata baku. Untuk itu, setiap entri dilengkapi dengan label tertentu, seperti cak (percakapan) untuk menandai kata yang lazim dipakai dalam situasi informal, atau kas (kasar) untuk kata yang digunakan dalam konteks umpatan. Selain itu, sistem rujuk silang juga diterapkan untuk mengarahkan pengguna pada bentuk kata yang baku.

Proses Panjang Menuju Entri Resmi

Baca juga: Menaker Dorong Sertifikasi Profesi Lebih Inklusif, Murah, dan Menjangkau Penyandang Disabilitas

Masuknya sebuah kata ke dalam KBBI bukan proses instan. Setiap usulan, baik dari tim internal Badan Bahasa maupun dari masyarakat, harus melewati penyuntingan berlapis. Tahapan tersebut meliputi penyuntingan oleh editor, penelaahan redaktur, hingga validasi akhir sebelum ditetapkan sebagai entri resmi.

Partisipasi publik menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan KBBI. Hingga kini, KBBI Daring telah menerima lebih dari 255 ribu usulan kata dari masyarakat. Sekitar 70 persen di antaranya telah melalui proses penyuntingan, sementara sisanya masih dalam tahap perbaikan atau penelaahan.

Baca juga: Dirjen Haji Tegaskan PPIH Harus Hadir Nyata, Layanan Jemaah Jadi Ukuran Keberhasilan

Usulan yang masuk mencerminkan dinamika dan kreativitas penutur bahasa Indonesia. Tidak sedikit kata yang berasal dari ragam percakapan, bahasa daerah, maupun serapan bahasa asing yang dianggap mampu mengisi kekosongan makna dalam bahasa Indonesia.

Namun demikian, frekuensi penggunaan bukan satu-satunya pertimbangan. Tim editor juga menilai aspek nilai rasa, potensi dampak sosial-budaya, serta kesesuaian dengan kaidah bahasa Indonesia. Secara umum, kata yang berpeluang masuk KBBI harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain unik, eufonik atau enak didengar, tidak berkonotasi negatif, serta digunakan secara luas dan berulang oleh masyarakat.

Baca juga: Muhammadiyah–UMY Resmikan Palestine Center for Global Peace, Perkuat Diplomasi Akademik untuk Perdamaian Dunia

Merekam Bahasa yang Terus Hidup

Sebagai kamus rujukan utama bahasa Indonesia, KBBI disusun dengan berbagai konvensi penulisan untuk memudahkan pengguna, mulai dari penandaan lema, contoh pemakaian, hingga label bidang dan ragam bahasa. Pemahaman terhadap konvensi tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat memanfaatkan KBBI secara optimal.

Baca juga: “Lapor Pak Amran” Bongkar Mafia Pupuk hingga Pangan Ilegal

Dengan pendekatan preskriptif dan deskriptif yang saling melengkapi, KBBI tidak hanya berfungsi menetapkan standar bahasa, tetapi juga menjadi arsip hidup perkembangan bahasa Indonesia. Melalui pemutakhiran berkala, KBBI merekam perjalanan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang terus tumbuh dan berkembang bersama para penuturnya.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Orbit-News.com membuka ruang bagi suara publik melalui rubrik Orbit Vox. Di sini, setiap pembaca dapat menyampaikan aspirasi, kritik, gagasan, maupun laporan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Kami percaya, partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menghadirkan informasi yang lebih jernih, berimbang, dan bermanfaat bagi semua.

Belum ada data Orbit Vox.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: