Banner Utama

UIN Saizu Dorong Transformasi Pendidikan Islam lewat Forum Strategis PTKIN

Banyumas Raya Pendidikan
By Hermiana  —  On Mar 01, 2026
Caption Foto : Rektor Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan. (Foto : Dok. UIN Saizu Purwokerto).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO — Komitmen memperkuat kualitas dan daya saing pendidikan tinggi keagamaan Islam kembali ditegaskan melalui forum strategis yang digelar di Purwokerto. Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) dipercaya menjadi tuan rumah Focus Group Discussion (FGD) pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) wilayah Jawa Tengah, Ponorogo, dan Cirebon.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Java Heritage Purwokerto pada 27 Februari–1 Maret 2026 ini mempertemukan pimpinan delapan PTKIN dalam satu ruang kolaborasi. Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah penting untuk merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era global.

Ketua Panitia, Nugraha Stiawan, menegaskan bahwa forum mengusung tema penguatan fondasi transformasi pendidikan keagamaan guna meningkatkan daya saing global. Menurutnya, PTKIN perlu bergerak adaptif dan inovatif agar mampu menjawab dinamika zaman.

“Forum ini menjadi ruang bersama untuk menyamakan persepsi dan merumuskan strategi transformasi pendidikan keagamaan yang relevan dengan tantangan global,” ujarnya.

Baca juga: 400 Siswa Unggulan Lolos Seleksi SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2026

Rektor UIN Saizu, Prof. Ridwan, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai tuan rumah. Ia menilai pertemuan ini memiliki nilai strategis karena menghadirkan hampir seluruh pimpinan PTKIN di wilayah tersebut.

“Ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi momentum penting untuk berproses bersama memperkuat mutu dan tata kelola PTKIN,” ungkapnya.

Prof. Ridwan juga memberikan apresiasi kepada Prof. Nizar Ali yang akan segera mengakhiri masa tugasnya sebagai Rektor UIN Walisongo Semarang. Ia menilai kepemimpinan Prof. Nizar telah memberi kontribusi besar bagi penguatan jejaring dan tata kelola PTKIN.

Ruang Konsolidasi

Sementara itu, Ketua Forum PTKIN wilayah Jateng dan Ponci, Prof. Zaenal Mustakim, menekankan pentingnya forum sebagai ruang konsolidasi menghadapi dinamika regulasi dan kebijakan pendidikan tinggi.

Baca juga: Gelar Silaturahmi Kebangsaan, H. Wastam Ajak Warga Baturraden Perkuat Bhinneka Tunggal Ika di Momentum Imlek 2026

“Kita membutuhkan forum seperti ini untuk saling berbagi informasi dan menyaring berbagai persoalan strategis agar tidak menjadi beban di kemudian hari,” tegasnya.

Dalam sesi reflektif, Prof. Nizar Ali menyampaikan bahwa jabatan rektor merupakan amanah yang sarat tanggung jawab moral sekaligus ruang pengabdian. Ia menegaskan setiap kebijakan yang diambil selalu diarahkan untuk menjaga marwah institusi dan mendorong kemajuan bersama.

Agenda FGD kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mendalam melalui empat komisi. Berbagai isu strategis dikaji, mulai dari pengembangan kurikulum, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pemeringkatan kampus, tarif pascasarjana, skema remunerasi, penguatan keamanan siber, hingga rekognisi prestasi mahasiswa.

Melalui forum ini, UIN Saizu menegaskan perannya sebagai motor penggerak kolaborasi PTKIN. Sinergi lintas kampus diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang lebih responsif, inovatif, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.

Baca juga: Ambal Costume Carnival 2026 Meriahkan Ramadan, Ambalresmi Perkuat Identitas Desa Wisata

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: