ORBIT-NEWS.COM, KEBUMEN – Seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Geblug, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Rabu (3/6/2026). Korban diketahui bernama Hadimarsono (68), warga Desa Wonodadi, yang sehari-hari menggarap lahan pertanian miliknya di wilayah tersebut.
Peristiwa ini terungkap setelah cucu korban mendatangi sawah untuk mencari sang kakek yang tidak kunjung pulang hingga sore hari. Saat ditemukan, korban sudah tergeletak di tengah areal persawahan Blok Siwaru.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, korban berangkat dari rumah sejak pagi sekitar pukul 06.00 WIB untuk merawat tanaman padi di sawah miliknya. Menurut pihak keluarga, korban biasanya pulang ke rumah pada siang hari untuk makan dan beristirahat. Namun hingga pukul 16.00 WIB, korban tak kunjung kembali sehingga menimbulkan kekhawatiran.
"Korban memiliki kebiasaan pulang ke rumah pada siang hari untuk makan dan beristirahat. Namun hingga pukul 16.00 WIB korban belum kembali, sehingga cucunya berinisiatif menyusul ke sawah," kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Persawahan
Baca juga:
Bank Mandiri Taspen Tegaskan Komitmen Dampingi Korban Penipuan Investasi di Purwokerto, Penanganan Kasus Diserahkan ke Penegak Hukum
Saat tiba di lokasi sekitar pukul 17.15 WIB, cucu korban mendapati Hadimarsono sudah dalam kondisi tidak bergerak. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar dan perangkat desa sebelum diteruskan ke pihak kepolisian.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Buayan bersama Tim Inafis Polres Kebumen, petugas Puskesmas Buayan, dan perangkat desa langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal.
Di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga digunakan korban saat bekerja di sawah, di antaranya caping, ember, gayung, alat semprot listrik, serta karung berisi bekal makanan, minuman, sandal, dan obat tanaman. Selain itu, ditemukan pula uang tunai sebesar Rp80 ribu yang masih tersimpan di saku celana korban.
Hasil pemeriksaan di lokasi tidak menunjukkan adanya indikasi tindak kriminal. Polisi tidak menemukan ceceran darah maupun tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada dugaan penganiayaan. Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari enam jam sebelum dilakukan pemeriksaan. Kondisi tubuh korban menunjukkan tanda-tanda kaku mayat dan lebam mayat yang merupakan proses alami pascakematian. Petugas medis juga tidak menemukan luka akibat benda tajam, benturan benda tumpul, maupun bekas jeratan pada tubuh korban.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit. Namun penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan karena pihak keluarga memilih tidak dilakukan autopsi.
Baca juga:
Polres Kebumen Bongkar Jaringan Narkoba, Sita 38 Gram Sabu dan Ekstasi
"Keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Pihak keluarga juga meminta agar jenazah segera dimakamkan," kata Kapolres. (*)