ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Ketua DPC Partai Gerindra Banyumas, Ir Budiyono, menyayangkan pernyataan Ketua Projo, Budi Arie yang dinilai membangun narasi seolah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak akan bertahan hingga lima tahun. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak pantas dilontarkan, terlebih oleh Budi Arie yang merupakan tokoh nasional dan pernah menjabat sebagai menteri.
Budiyono menegaskan, jajaran kader Partai Gerindra di Banyumas tidak akan terpengaruh oleh narasi tersebut. Pihaknya memilih untuk tetap fokus mengawal berbagai program pemerintahan Prabowo-Gibran yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Belum saatnya membahas Pilpres, masih jauh. Sekarang yang terpenting fokus mengawal program Pak Prabowo untuk kesejahteraan rakyat,” kata Budiyono, Selasa (25/8/2026).
Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terbawa oleh narasi politik yang berpotensi mengalihkan perhatian dari agenda pembangunan. Saat ini, lanjutnya, masyarakat perlu melihat kerja dan program pemerintah yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat.
Budiyono optimistis masyarakat mampu menilai kinerja pemerintahan berdasarkan fakta dan hasil yang telah dicapai, bukan semata-mata berdasarkan pernyataan atau spekulasi politik.
Baca juga: Polresta Banyumas Bongkar Penggelapan Uang ATM BRI, Dua Karyawan Jadi Tersangka
Jaga Kondusifitas
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Stabilitas politik dan keamanan, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi.
“Situasi kondusif dibutuhkan saat ini, supaya pemerintah bisa bekerja dengan tenang dan ekonomi tumbuh. Soal Pilpres, sudah ada aturannya, digelar lima tahun sekali, jadi ikuti saja aturan yang sudah ada,” ujarnya.
Secara umum, masa jabatan presiden dan wakil presiden di Indonesia memang telah diatur dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Pemilihan presiden dilaksanakan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab.
Budiyono berharap, energi masyarakat dan para pemangku kepentingan sebaiknya diarahkan untuk mendukung program pembangunan, menjaga persatuan, serta menciptakan suasana yang kondusif. Dengan stabilitas yang terjaga, pemerintah diharapkan dapat lebih optimal menjalankan berbagai kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Baca juga: Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan di Purwokerto Disidangkan, Dika Didakwa Penipuan dan Penggelapan
Ia pun mengajak masyarakat Banyumas untuk tidak mudah terpecah oleh isu-isu politik yang belum menjadi agenda utama saat ini dan tetap mengedepankan kepentingan bangsa serta pembangunan ekonomi. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.