Banner Utama

Kemenag Siapkan Metode Nasional Pembelajaran Al-Qur’an, Target Rilis 17 Ramadan

Nasional
By Ariyani  —  On Feb 26, 2026
Caption Foto : Ilustrasi.

ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA — Kementerian Agama (Kemenag) mulai mematangkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an di Indonesia melalui penyusunan Metode Belajar Membaca Al-Qur’an Standar Indonesia. Inisiatif ini dibahas dalam audiensi antara Menteri Agama Nasaruddin Umar dan tim penyusun metode di kantor Kemenag, Kamis (26/2/2026).

Kasubdit Pendidikan Al-Qur’an Ditjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Aziz Syaifuddin mengatakan, hingga saat ini Indonesia belum memiliki metode membaca Al-Qur’an standar yang disusun secara resmi oleh pemerintah. Menurutnya, kondisi tersebut mendorong Kemenag untuk menghadirkan pedoman pembelajaran yang memiliki ciri khas nasional sekaligus dapat digunakan secara luas oleh masyarakat.

“Selama ini metode yang digunakan sangat beragam. Kehadiran standar nasional diharapkan mampu menyatukan kualitas pembelajaran sekaligus memudahkan proses evaluasi,” jelas Aziz.

Ia menambahkan, metode baru ini ditargetkan dapat memperkuat pembelajaran Al-Qur’an mulai dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), madrasah, hingga pondok pesantren. Sebelum diterbitkan, buku akan melalui tahap uji publik dengan melibatkan para pakar untuk memastikan validitas akademik dan kemudahan implementasi di lapangan.

Baca juga: Wapres RI ke-6, Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun

“Kami ingin memastikan metode ini tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga praktis digunakan oleh para pengajar,” tegasnya.

Al Qur'an Fondasi Utama

Menteri Agama, Nasaruddin Umar menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan penyelesaian buku tersebut. Ia menilai keberadaan metode standar merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin mutu layanan pendidikan keagamaan bagi masyarakat.

“Pembelajaran Al-Qur’an adalah fondasi utama. Negara harus hadir memastikan metode yang digunakan memiliki standar yang baik, mudah dipahami, dan tetap menjaga kaidah yang benar,” ujar Menag.

Baca juga: Komdigi Hadirkan Layanan DARA, Solusi Konsultasi untuk Atasi Adiksi Gim pada Anak

Ia berharap proses finalisasi dapat segera dirampungkan sehingga peluncuran buku bisa dilakukan pada 17 Ramadan mendatang. Momentum tersebut diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat literasi Al-Qur’an secara nasional.

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: