ORBIT-NEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Geopark Run Series 2026–2027 sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata berkualitas berbasis olahraga sekaligus meningkatkan daya tarik destinasi geopark di Indonesia.
Program ini dinilai tidak hanya menghadirkan event olahraga, tetapi juga menjadi strategi untuk memperluas promosi kawasan geopark, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan apresiasi kepada Gamatera dan Beyond Run yang menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi langkah penting dalam mengembangkan wisata minat khusus berbasis keberlanjutan.
“Geopark Run Series menghadirkan konsep yang menggabungkan olahraga lari, promosi destinasi geopark, serta pemberdayaan masyarakat dengan semangat inklusif dan berkelanjutan. Ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat pengembangan sports tourism di Indonesia,” ujar Widiyanti.
Kementerian Pariwisata menilai sports tourism kini menjadi salah satu sektor strategis dalam pengembangan industri pariwisata nasional. Tren global juga menunjukkan peningkatan signifikan terhadap minat wisata berbasis olahraga.
Baca juga: Bukit Tengtung Baturraden, Destinasi Wisata Alam dengan Panorama Spektakuler di Kaki Gunung Slamet
Berdasarkan data UN Tourism, sektor sports tourism berkontribusi sekitar 10 persen terhadap total belanja wisata dunia pada 2023 dan diprediksi terus tumbuh hingga 17,5 persen pada periode 2023–2030. Sementara survei Expedia mencatat sekitar 44 persen wisatawan bersedia melakukan perjalanan internasional demi menghadiri agenda olahraga favorit.
Selain mendatangkan wisatawan, segmen ini juga dikenal memiliki tingkat pengeluaran tinggi. Rata-rata wisatawan olahraga menghabiskan sekitar 1.500 dolar AS atau setara Rp24 juta setiap kunjungan.
“Dampaknya tidak hanya meningkatkan mobilitas wisatawan, tetapi juga memperpanjang masa tinggal mereka dan menggerakkan sektor ekonomi lokal mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner hingga pelaku UMKM,” tambah Widiyanti.
Empat Kawasan Geopark Unggulan
Pada pelaksanaan Geopark Run Series 2026–2027, penyelenggara menetapkan empat kawasan geopark unggulan sebagai lokasi utama. Seluruh kawasan tersebut diharapkan semakin dikenal sekaligus memperkuat statusnya sebagai bagian dari UNESCO Global Geoparks.
Empat lokasi yang dipilih meliputi Ijen Geopark, Minangkabau Geopark, Ciletuh Geopark, serta Belitong Geopark.
Rangkaian agenda akan diawali melalui Ijen Geopark Run pada 23 Agustus 2026 di kawasan Banyuwangi, Jawa Timur. Selanjutnya Minangkabau Geopark Run digelar pada 25 Oktober 2026 di kawasan Jam Gadang, Bukittinggi.
Event berikutnya yakni Ciletuh Geopark Run akan berlangsung pada 17 Januari 2027 di Pantai Palangpang, Sukabumi. Sedangkan seri penutup Belitong Geopark Run dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kalayang, Belitung.
Penyelenggara menargetkan total peserta mencapai 10 ribu orang sepanjang pelaksanaan empat seri tersebut. Ketua Pelaksana Geopark Run Series, Ihsan Ramadhi Putra, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai gerakan sport tourism yang mampu menciptakan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar destinasi.
“Geopark Run hadir bukan sekadar event lari. Ini adalah gerakan bersama untuk membawa orang datang melihat, merasakan, dan akhirnya ikut menghidupkan ekonomi lokal,” kata Ihsan.
Dengan konsep yang menggabungkan olahraga, promosi wisata, dan pemberdayaan masyarakat, Geopark Run Series 2026–2027 diharapkan menjadi penggerak baru pertumbuhan sports tourism sekaligus memperkuat posisi geopark Indonesia di tingkat internasional. (*)
Belum ada komentar.
Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.