Diperiksa KPK, Wakil Rektor Unsoed Noor Farid Ternyata Dosen Teladan dan Peraih Penghargaan Satyalancana Karya Satya

Caption Foto : Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Noor Farid. (Foto : Dok. Unsoed).

ORBIT-NEWS.COM, PURWOKERTO – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof. Dr. Ir. Noor Farid,M.Si menjadi perhatian publik setelah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (20/8/2026).

Di balik posisinya sebagai salah satu pimpinan Unsoed, Noor Farid memiliki rekam jejak panjang sebagai akademisi. Ia tercatat pernah meraih penghargaan Dosen Teladan III tingkat fakultas serta penghargaan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

Berdasarkan profil resmi Unsoed, penghargaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier Noor Farid selama mengabdi di lingkungan pendidikan tinggi. Satyalancana Karya Satya sendiri menjadi salah satu bentuk penghargaan atas pengabdian aparatur selama menjalankan tugasnya.

Sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Prof. Noor Farid memiliki posisi strategis dalam berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan di kampus tersebut. Namanya kerap terlibat dalam kegiatan penerimaan mahasiswa baru, pelaksanaan UTBK-SNBT, penjaminan mutu akademik, hingga pengembangan sistem pendidikan.

Pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, Noor Farid pernah menyampaikan bahwa Unsoed menerima sebanyak 10.007 mahasiswa baru. Jumlah tersebut termasuk mahasiswa internasional dari sejumlah negara yang mengikuti program Kemitraan Negara Berkembang dan program pertukaran mahasiswa atau student exchange.

Baca juga: Bukan Sekedar Kenyang, Ini Makanan yang Bisa Mendukung Kecerdasan Anak

Peran Noor Farid juga terlihat dalam pelaksanaan UTBK-SNBT. Ia turut memastikan kesiapan Unsoed sebagai salah satu pusat ujian, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada peserta berkebutuhan khusus dan menangani peserta yang mengalami kondisi darurat saat ujian berlangsung.

Selain itu, Noor Farid turut mendorong penguatan budaya mutu akademik di lingkungan kampus. Pada Juli 2026, ia membuka pelatihan auditor internal mutu akademik. Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan pentingnya peran auditor internal untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan tinggi berjalan sesuai standar dan terus mengalami perbaikan secara berkelanjutan.

Perjalanan Akademik Noor Farid

Noor Farid memulai pendidikan tingginya di Universitas Jenderal Soedirman dengan mengambil bidang Agronomi. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia melanjutkan pendidikan magister di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pendidikan doktoralnya juga ditempuh di IPB dengan bidang keilmuan pemuliaan tanaman dan bioteknologi.

Baca juga: Pelemparan Kereta Api di Daop 5, KAI Soroti Aksi Berbahaya yang Masih Terjadi

Keahlian akademiknya kemudian mengantarkan Noor Farid menjadi Guru Besar dengan kepakaran di bidang Pemuliaan Tanaman Hortikultura. Ia dikukuhkan sebagai profesor pada 18 Februari 2025, bersamaan dengan tiga wakil rektor lainnya di lingkungan Unsoed.

Kini, di tengah pemeriksaan yang dilakukan KPK, sosok Prof. Noor Farid menjadi sorotan. Selain menjalankan tugas sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, ia dikenal memiliki perjalanan panjang sebagai akademisi dan pernah menerima sejumlah penghargaan atas kiprah serta pengabdiannya di dunia pendidikan. (*)

Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Belum ada komentar.

Berita Unggulan

ORBIT VOX

Kirimkan kritik, ide, dan aspirasi Anda melalui email resmi redaksi redaksiorbitnews@gmail.com. Suara Anda penting bagi kami.

Ikuti Kami

Dapatkan update terbaru melalui sosial media kami: